Emas Global Cidera Seret Harga Buyback Emas Antam

Rabu, 08 Juli 2015 - 09:54 WIB
Emas Global Cidera Seret...
Emas Global Cidera Seret Harga Buyback Emas Antam
A A A
JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini masih sama dengan sejak awal pekan, sedangkan harga beli kembali (buyback) merosot Rp6.000/gram. Harga ini seiring dengan cideranya harga emas global karena menguatnya USD.

Dilansir dari situs resmi Logam Mulia, Rabu (8/7/2015), harga jual emas masih tetap di Rp550.000/gram. Sementara buyback emas menjadi Rp490.000/gram dari sebelumnya Rp496.000/gram.

Adapun, emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.060.000, dengan harga per gram Rp530.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.572.000 dengan harga Rp524.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.084.000 dengan harga per gram Rp521.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.605.000 dengan harga per gram Rp521.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.160.000, dengan harga per gram Rp516.000.

Harga emas 25 gram Rp12.825.000 dengan harga per gram Rp513.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.600.000, dengan harga per gram Rp512.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp51.150.000, dengan harga per gram Rp511.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp127.750.000, dengan harga per gram Rp511.000.

Emas ukuran 500 gram dihargai Rp255.300.000, dengan harga per gram Rp510.600. Namun emas ukuran ini sudah habis terjual.

Sementara emas global mendekati level terendah sejak Maret imbas krisis utang Yunani, yang mengangkat USD dan mengimbangi setiap permintaan logam mulia.

Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot sedikit berubah menjadi USD1.155,69/ons pada pukul 08.53 WIB, setelah turun sekitar 1% pada hari sebelumnya. Logam mulia jatuh ke USD1.148,05 pada Selasa, terendah sejak 18 Maret 2015.

Sementara perak turun 4% semalam, penurunan harian terbesar sejak Januari tahun ini, platinum anjlok ke level terendah sejak 2009, sedangkan paladium turun ke posisi terendah 2013.

Logam mulia terpukul karena menguatnya USD ke level tertinggi satu bulan terhadap sejumlah mata uang utama pada hari Selasa. Penguatan USD membuat logam mulia berdenominasi USD menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Dalam Jangka Menengah-Panjang...
Dalam Jangka Menengah-Panjang Kemilau Emas Diprediksi Meredup
Akhirnya, Si Kuning...
Akhirnya, Si Kuning Berkilau Lagi Hari Ini
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
5 menit yang lalu
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
46 menit yang lalu
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
1 jam yang lalu
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved