Harga Minyak Dunia Stabil Meski Stok Berlebih

Kamis, 09 Juli 2015 - 10:39 WIB
Harga Minyak Dunia Stabil...
Harga Minyak Dunia Stabil Meski Stok Berlebih
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah dunia stabil pada hari ini, dengan kontrak minyak Amerika Serikat (AS) telah turun sekitar 16% sejak mencetak rekor pada akhir Juni lalu karena para pedagang resah terhadap kejatuhan pasar saham China, krisis utang Yunani dan berlebihnya stok minyak.

Minyak mentah berjangka AS untuk pengiriman bulan depan diperdagangkan pada USD51,65/barel pada pukul 08.48 WIB, tidak berubah dari penutupan sebelumnya, namun harga telah turun lebih dari 8% sejak awal pekan ini.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman bulan depan merayap naik 3 sen menjadi USD57,08/barel, tetapi juga turun sekitar 5% sejak akhir pekan lalu.

"Risiko China membahayakan Australia dan negara lainnya karena akan mempengaruhi pada komoditas ekspor ke China," kata Kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank Ole Hansen dalam sebuah catatan seperti dilansir dari Reuters, Kamis (9/7/2015).

Menurut dia, harga minyak berada dalam tekanan, seperti gejolak pasar saham China, prospek masuknya kembali Iran ke pasar minyak dan rendahnya likuiditas.

Pasar saham China telah kehilangan sepertiga dari nilai pasarnya sejak Juni karena hampir setengah dari perusahaan yang terdaftar di bursa China keluar dari pasar. Bahkan, regulator memperingatkan investor mengalami kepanikan.

Sementara itu, peningkatan mengejutkan dalam stok AS meskipun permintaan minyak di Amerika meningkat pada musim panas, ditambah kelebihan pasokan global oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia yang memproduksi minyak mendekati rekor.

Ekspor Iran juga bisa berlanjut dengan kecepatan penuh jika kekuatan negara utama dan Iran menemukan kesepakatan dalam pembicaraan nuklir pekan ini, yang bisa menyebabkan pencabutan sanksi Barat terhadap Teheran.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
34 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
47 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved