Petani Tembakau Kesulitan Dapat Kredit

Kamis, 16 Juli 2015 - 23:11 WIB
Petani Tembakau Kesulitan...
Petani Tembakau Kesulitan Dapat Kredit
A A A
SURABAYA - Produksi tembakau di Jawa Timur (Jatim) dikhawatirkan menurun. Kondisi ini dipicu kondisi petani tembakau yang kesulitan mendapatkan kredit modal untuk memperluas lahan dan bercocok tanam.

Fakta ini membuat Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) ketar-ketir. AMTI meminta supaya pemerintah membuat terobosan untuk melindungi petani, karena petani tembakau memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan negara.

“Saat ini, petani tembakau masih kesulitan mendapatkan modal kredit perbankan,” ujar Ketua Umum AMTI Budidoyo kepada wartawan di Surabaya.

Untuk mengatasi ini, AMTI mendorong pabrikan rokok untuk merangkul lebih banyak petani lewat jalur kemitraan. Hal ini dilakukan supaya para petani menjadi lebih dekat dengan pabrikan serta diperhatikan.

“Banyak manfaat yang diperoleh saat mereka (petani tembakau) dirangkul pabrikan melalui kemitraan. Petani akan mendapat pembiayaan menanam lahan dan benih sampai panen. Petani juga mendapat pelatihan dan pembinaan (good agricultural practice) sehingga ada perubahan mindset petani tentang cara menanam dan budidaya,” ungkapnya.

Budidoyo menuturkan, dangan kemitraan produksi tembakau petani bisa lebih optimal dan berkualitas. Sehingga, lanjut dia, kualitas tembakau lebih baik dan pasar lebih terjamin.

AMTI akan membantu petani membentuk kelompok atau kelembagaan agar lebih mudah dirangkul oleh pabrikan. Jumlah petani tembakau yang tercatat AMTI mencapai 2 juta orang.

Budidoyo menjelaskan, saat ini kebutuhan tembakau industri masih cukup besar. Untuk kapasitas produksi pabrik sebesar 330 miliar batang atau setara 330.000 ton tembakau, sedangkan kondisi stok tembakau sekarang hanya memenuhi sekitar 187.000 ton. Jumlah ini, kekurangan tembakau masih sangat banyak karena permintaan baik lokal maupun mancanegara cukup besar.

Baca juga
:

Panen Tembakau di Sleman Tahun Ini Menyusut

Buruh di Kudus Hanya Nikmati 5% Dana Cukai Tembakau
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Didominasi Perempuan,...
Didominasi Perempuan, Pekerja di Industri Hasil Tembakau Mayoritas Jadi Tulang Punggung Keluarga
Cerita Paino, Kesejahteraan...
Cerita Paino, Kesejahteraan Meningkat hingga Kuliahkan Anak Berkat Bertani Tembakau
Festival Industri Tembakau...
Festival Industri Tembakau Garut 2020 Pacu Pemasaran Produk Hasil Tembakau
Warga Jember Tolak Hari...
Warga Jember Tolak Hari Tanpa Tembakau Sedunia
Produk HPTL Meningkat,...
Produk HPTL Meningkat, Pemerintah Harus Tingkatkan Kajian Ilmiah
Berperan pada Program...
Berperan pada Program Asta Cita, Pemerintah Diminta Lindungi IHT
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
39 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved