Jokowi Sindir Pengusaha Simpan Uang di Luar Negeri

Jum'at, 10 Juli 2015 - 04:29 WIB
Jokowi Sindir Pengusaha...
Jokowi Sindir Pengusaha Simpan Uang di Luar Negeri
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyindir pengusaha yang lebih suka menyimpan uang di luar negeri, ketimbang menyimpan di perbankan nasional.

Dia mengungkapkan, para miliarder dan pengusaha nasional justru lebih gemar menyimpan uang di luar, yang sejatinya jika disimpan di dalam negeri bisa diputar oleh perbankan untuk menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui investasi.

Hal tersebut sekaligus menjawab pernyataan Ketua Umum ISEI, Darmin Nasution yang mengatakan, masyarakat Indonesia kini sudah tidak lagi gemar menabung di perbankan nasional seperti 1970-an. Akibatnya, perbankan RI sulit memutar dananya untuk membiayai investasi di Indonesia.

"Kalau persepsi bisa dibangun dari dunia usaha bahwa kita meyakini, ada harapan tumbuh, ekonomi growth lebih baik, ya dia akan tumbuh. Bapak/Ibu juga punya uang. Ada yang disimpan di bank, rumah, ada yang di Singapura, ada yang di Swiss, ada yang di Hong Kong. Ya, jangan sampaikan ke saya wait and see. Kalau gitu ya wait aja terus see," ujar Jokowi di JCC, Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Menurutnya, dunia usaha sudah seharusnya membangun persepsi positif terhadap perekonomian di Tanah Air. Jangan hanya menganggap ekonomi Indonesia lambat dan lantas memilih cari aman dengan melarikan dana ke luar negeri.

"Sekarang ini sebetulnya menurut saya, iya kita ada perlambatan ekonomi. Tapi, yang paling penting menurut saya, persepsi yang harus dibangun. Sekarang ada isu sendiri saja, sudah sangat sensitif, maka dunia usaha ini harus bangun persepsi agar ekonomi positif," imbuhnya.

Jokowi mencontohkan, persepsi negatif yang timbul belakangan ini lantaran isu pengenaan pajak bea materai untuk transaksi ritel. Kalangan dunia usaha ramai-ramai menggoreng isu tersebut dengan mengatakan bahwa pengenaan bea materai akan merugikan masyarakat, dan melemahkan daya beli masyarakat.

"Untuk bangun itu, jangan ada hal kecil saja tapi diurus saja. Saya baca sosial media, kayak kemarin urusan biaya materai, digoreng enggak karuan. Persepsi itu muncul. Negatif atau postif yang bangun Bapak/Ibu semua kalau persepsikan negatif, semua akan bareng-bareng begitu. Tapi, kalau sudah tumbuh optmisme maka semua bergerak. Ini hanya soal persepsi," tandas Jokowi.

Baca juga:

Ekonomi Melemah, Pengusaha Akui Terjadi PHK Massal

Lho! Jokowi Sebut Utang Luar Negeri Masih Kecil
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Apresiasi Relokasi Investasi...
Apresiasi Relokasi Investasi ke RI, Jokowi Ajak Jepang Gabung Sovereign Wealth Fund
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Presiden Joko Widodo...
Presiden Joko Widodo Puji Respons Cepat DPD RI
Infrastruktur yang Dibangun...
Infrastruktur yang Dibangun Jokowi Dinilai Bawa Optimisme Ekonomi
Jokowi Akui Pertumbuhan...
Jokowi Akui Pertumbuhan Ekonomi Akan Terkoreksi Tajam di Depan DPR
Jokowi Yakin UU Cipta...
Jokowi Yakin UU Cipta Kerja Dorong Ekonomi Digital Tumbuh Pesat
Berita Terkini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
18 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
31 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved