BI: Utang Luar Negeri Tak Selalu Jelek

Jum'at, 10 Juli 2015 - 08:20 WIB
BI: Utang Luar Negeri...
BI: Utang Luar Negeri Tak Selalu Jelek
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menegaskan utang luar negeri (ULN) yang kerap dilakukan Indonesia tidak selalu jelek, asalkan dikelola dengan baik dan diperuntukkan kepada sektor produktif.

Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang menyatakan bahwa kondisi utang luar negeri Indonesia masih kecil dan memiliki utang di luar negeri bukanlah hal buruk. Asalkan utang tersebut dikelola dengan baik dan tidak diperuntukkan bagi sektor konsumtif.

“Kita lebih dalam melihat banyak utang luar negeri yang tumbuh tapi ternyata tidak dilakukan dengan hati-hati. Presiden menegaskan untuk utang luar negeri tidak apa-apa asal produktif,” katanya di Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Menurut Agus, pengelolaan utang luar negeri untuk sektor produktif pun perlu dilakukan secara hati-hati, yaitu yang tidak memilliki risiko nilai tukar (foreign exchange risk). Jika utang luar negeri yang diambil menunjukkan risiko tersebut, artinya utang tidak dikelola dengan produktif.

“BI sejalan dan kita tidak merasa utang itu sesuatu yang jelek. Utang luar negeri juga boleh, tapi yang penting kalau mau utang harus dilakukan dengan hati-hati,” imbuh dia.

Kehati-hatian tersebut, sambung dia, tercermin dengan dikeluarkannya peraturan BI yang mengatur bahwa korporasi yang mengatur pinjaman luar negeri harus memenuhi syarat minimum rasio lindung nilai, minimum rasio likuiditas, dan harus ada minimum rating bagi korporasi tersebut.

“Jadi ini sejalan. Adanya peningkatan utang luar negeri kita maklum karena mungkin ada penawaran dana ketika ada quantitative easing dari Amerika dan sekarang dari Eropa. Tetapi yang kita pentingkan adalah kehati-hatian,” tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Ungkap Posisi Utang...
BI Ungkap Posisi Utang Luar Negeri Indonesia
Gubernur BI Pastikan...
Gubernur BI Pastikan Utang Luar Negeri Indonesia Masih Aman
BI Pastikan Posisi Utang...
BI Pastikan Posisi Utang Luar Negeri Masih Sehat
Utang Luar Negeri Per...
Utang Luar Negeri Per Februari 2020 Melambat Jadi USD407,5 Miliar
Utang Luar Negeri Capai...
Utang Luar Negeri Capai Rp5.800 Triliun pada Kuartal I/2020
Bank Indonesia: Utang...
Bank Indonesia: Utang Luar Negeri Turun Rp141 Triliun di Kuartal II 2022
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
30 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved