Penyaluran Kredit BTN Capai Rp123 Triliun
Jum'at, 10 Juli 2015 - 11:04 WIB
Penyaluran Kredit BTN Capai Rp123 Triliun
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mencatat kenaikan penyaluran kredit sebesar 18,17% menjadi Rp123,3 triliun pada Mei 2015 dibandingkan perolehan yang sama pada Mei 2014 sebesar Rp104,4 triliun.
Pertumbuhan kredit tersebut membuta laba bersih perseroan naik 50% menjadi Rp678 miliar pada Mei 2015 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp452 miliar. ”Bank BTN optimistis kinerja perseroan sampai dengan akhir tahun 2015 akan mencapai target. Optimisme itu diperkuat oleh potret kinerja perseroan bulan Mei 2015.
Secara umum kinerja Bank BTN sampai dengan bulan Mei 2015 bertumbuh lebih baik dibanding periode yang sama tahun 2014. Kami mempunyai keyakinan bisnis perseroan paruh kedua tahun 2015 masih memberikan peluang untuk tumbuh lebih baik dan kami optimistis target yang ditetapkan tahun ini akan tercapai,” ujar Direktur Utama BTN Maryono saat buka bersama dengan Media di Jakarta, Rabu (8/7).
Maryono mengatakan, kenaikan kinerja juga terjadi pada aset perseroan yang hingga Mei 2015 tumbuh 14,01% menjadi Rp152,8 triliun dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp134 triliun. Sementara, dana pihak ketiga (DPK) perseroan tumbuh 10,95% menjadi Rp111,5 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp100,5 triliun.
”Kinerja Bank BTN tersebut juga diikuti oleh membaiknya rasio keuangan perseroan. Peluangnya untuk tumbuh lebih baik masih terbuka pada semester kedua 2015,” tegas Maryono. Sementara, menyambut libur Idul Fitri 1436 H, BTN menyiapkan uang tunai sebesar Rp24,6 triliun. Jumlah uang tunai yang disiapkan Bank BTN tersebut mengalami kenaikan dibanding persediaan bulan-bulan biasa.
Jumlah uang tunai yang disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan nasabah selama kurang lebih sebulan. ”Kami siapkan kebutuhan uang tunai itu dari 3 minggu sebelum dan 1 minggu setelah Lebaran,” papar Maryono. Menurut dia, peningkatan kebutuhan uang tunai diperkirakan terjadi pada pekan kedua hingga keempat Ramadan.
Pada waktu tersebut mulai banyak dicairkan dana untuk pembayaran THR serta persiapan mudik dan Lebaran. Bank BTN memasok persediaan uang ke 1.830 unit ATM dan 854 outlet di kantor cabang Bank BTN seluruh Indonesia. Jumlah tersebut dialokasikan sekitar Rp7,13 triliun untuk dipasok ke ATM dan selebihnya sebesar Rp17,5 triliun dialokasikan ke outlet kantor cabang Bank BTN di seluruh Indonesia.
Rakhmat baihaqi
Pertumbuhan kredit tersebut membuta laba bersih perseroan naik 50% menjadi Rp678 miliar pada Mei 2015 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp452 miliar. ”Bank BTN optimistis kinerja perseroan sampai dengan akhir tahun 2015 akan mencapai target. Optimisme itu diperkuat oleh potret kinerja perseroan bulan Mei 2015.
Secara umum kinerja Bank BTN sampai dengan bulan Mei 2015 bertumbuh lebih baik dibanding periode yang sama tahun 2014. Kami mempunyai keyakinan bisnis perseroan paruh kedua tahun 2015 masih memberikan peluang untuk tumbuh lebih baik dan kami optimistis target yang ditetapkan tahun ini akan tercapai,” ujar Direktur Utama BTN Maryono saat buka bersama dengan Media di Jakarta, Rabu (8/7).
Maryono mengatakan, kenaikan kinerja juga terjadi pada aset perseroan yang hingga Mei 2015 tumbuh 14,01% menjadi Rp152,8 triliun dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp134 triliun. Sementara, dana pihak ketiga (DPK) perseroan tumbuh 10,95% menjadi Rp111,5 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp100,5 triliun.
”Kinerja Bank BTN tersebut juga diikuti oleh membaiknya rasio keuangan perseroan. Peluangnya untuk tumbuh lebih baik masih terbuka pada semester kedua 2015,” tegas Maryono. Sementara, menyambut libur Idul Fitri 1436 H, BTN menyiapkan uang tunai sebesar Rp24,6 triliun. Jumlah uang tunai yang disiapkan Bank BTN tersebut mengalami kenaikan dibanding persediaan bulan-bulan biasa.
Jumlah uang tunai yang disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan nasabah selama kurang lebih sebulan. ”Kami siapkan kebutuhan uang tunai itu dari 3 minggu sebelum dan 1 minggu setelah Lebaran,” papar Maryono. Menurut dia, peningkatan kebutuhan uang tunai diperkirakan terjadi pada pekan kedua hingga keempat Ramadan.
Pada waktu tersebut mulai banyak dicairkan dana untuk pembayaran THR serta persiapan mudik dan Lebaran. Bank BTN memasok persediaan uang ke 1.830 unit ATM dan 854 outlet di kantor cabang Bank BTN seluruh Indonesia. Jumlah tersebut dialokasikan sekitar Rp7,13 triliun untuk dipasok ke ATM dan selebihnya sebesar Rp17,5 triliun dialokasikan ke outlet kantor cabang Bank BTN di seluruh Indonesia.
Rakhmat baihaqi
(bbg)