Bangun Pabrik, Oasis Gelontorkan Rp300 M

Senin, 13 Juli 2015 - 10:32 WIB
Bangun Pabrik, Oasis...
Bangun Pabrik, Oasis Gelontorkan Rp300 M
A A A
JAKARTA - PT Oasis Waters International, produsen air minum dalam kemasan (AMDK), menggelontorkan dana Rp300 miliar untuk membangun pabrik baru di Semarang, Jawa Tengah.

Pabrik tersebut rencananyabisaberoperasitahundepan. Manajemen Oasis berharap dengan beroperasinya pabrik tersebut bisa meningkatkan market share dari saat ini 13% menjadi 20%. ”Kami optimistis bisa menjadi produsen AMDK terbesar kedua tahun depan,” ujar Chairman Oasis Alfi Gunawan ketika menerima kunjungan Menteri Perindustrian ( Menperin) Saleh Husin di kantornya di Jakarta akhir pekan lalu.

Sebelumnya, Oasis telah memiliki tiga pabrik yang berlokasi di Palembang, Bali, dan Surabaya. Dengan empat pabrik yang tersebut, nantinya Oasis bisa memproduksi AMDK berbagai varian dengan kapasitas total 1,5 miliar liter per tahun.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Oasis Waters Internasional Nathaniel Gunawan mengatakan bahwa perseroan tengah mengkaji untuk mengembangkan bisnis ke usaha air minum di luar mineral. ”Kita juga sedang pelajari untuk buat produk minuman baru dari teh atau kopi,” katanya. Ke depan, pihaknya ingin merambah jaringan dan pasar hingga pelosok daerah.

Saat ini, distribusi minuman Oasis 80% masihdiPulauJawa.”Kitaingin jadi national brand. Kita ingin mengandalkan brand kita ke luar Jawa. Kita ingin memperkuat sistem itu, bisa jalan ke kabupaten, ke kota-kota kecil di luar Jawa,” paparnya. Sejak 2011-2015, Oasis telah menginvestasikan dananya mencapai Rp1,4 triliun.

Keberanian Oasis melakukan ekspansi ini diapresiasi Menperin Saleh Husin. Menurut Menperin, hal itu membuktikan pasar dalam negeri terus tumbuh. ”Jumlah penduduk yang besar dan kebutuhan akan produk berkualitas menjadi magnet bagi industri ini untuk meningkatkan produksi dan investasi,” katanya.

Walaupun, kata Menperin, pertumbuhan ekonomi secara nasional maupun global masih lemah, namun kondisi itu tidak menyurutkan keinginan pelaku industri AMDK dalam melakukan ekspansi.

”Kita melihat yang dilakukan Oasis dengan melebarkan investasinya adalah wujud optimisme pelaku industri,” tutur Saleh sembari mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan Oasis yang menggambarkan prospektifnya investasi di Indonesia.

Oktiani Endarwati
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
5 menit yang lalu
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
3 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
3 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
4 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved