Ekonomi Drop, Jokowi Diminta Tiru Gaya Mahatma Gandhi

Rabu, 15 Juli 2015 - 13:22 WIB
Ekonomi Drop, Jokowi...
Ekonomi Drop, Jokowi Diminta Tiru Gaya Mahatma Gandhi
A A A
JAKARTA - Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedianya bisa meniru gaya Mahatma Gandhi dalam menjalankan pemerintahan saat pertumbuhan ekonomi sedang drop (turun).

Dia menuturkan, ekspor sudah tidak bisa lagi diandalkan di tengah perlambatan ekonomi global yang berdampak pada penurunan harga komoditas. Sebab itu, pemerintah seharusnya mengambil kebijakan dengan memanfaatkan potensi dalam negeri (inward looking), konsumsi rumah tangga hingga investasi domestik.

"Minimal seperti apa yang dilakukan zaman Mahatma Gandhi. Walaupun tidak ekstrim," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Rabu (15/7/2015).

Kala India dihadapkan oleh krisis ekonomi global, kisahnya, Gandhi mengajarkan masyarakat India melakukan gerakan Swadeshi atau berdikari (berdiri di kaki sendiri). Gerakan yang dipopulerkan Gandhi ini dimaknai sebagai rasa bangga memiliki bangsa sendiri atau nasionalisme.

"Dulu kan di tengah krisis global, Gandhi melakukan Swadeshi dengan mengoptimalkan potensi dalam negeri untuk memenuhi permintaan dalam negeri," imbuh dia.

Enny menjelaskan, mengoptimalkan potensi dalam negeri untuk memenuhi permintaan dalam negeri tidak berarti melarang impor. Namun, sebagian besar konsumsi dalam negeri diproduksi oleh tangan anak bangsa untuk menggerakkan produktivitas nasional.

"Sehingga itu yang punya multiplier effect dan nilai tambah, serta kesempatan kerja. Ini yang musti kita utamakan, kebijakan fiskal dan moneter harus tingkatkan produktivitas nasional," tandasnya.

Baca:

Ekonomi Makin Lesu, Siap-siap PHK Massal

Ekonomi Melemah Bikin Asing Keluar dari Pasar Saham


(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
50 menit yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
57 menit yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
2 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
2 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
3 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
3 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved