Yunani Perlu Utang Lebih Besar dari UE
Kamis, 16 Juli 2015 - 13:55 WIB
Yunani Perlu Utang Lebih Besar dari UE
A
A
A
WASHINGTON - Dana Moneter Internasional (IMF) menjelaskan, para kreditor Uni Eropa (UE) seharusnya melakukan lebih jauh dari proyeksi saat ini untuk pemulihan utang Yunani.
”UE perlu memutuskan antara perpanjangan dramatis dan periode pembayaran untuk utang, pembayaran dana tunai langsung ke pemerintah untuk mendanai defisit, atau pemangkasan utang atau penghapusan,” ungkap laporan IMF, dikutip kantor berita AFP . IMF juga memperingatkan risiko penurunan kondisi ekonomi Yunani sehingga negara itu dapat memerlukan lebih dari 85 miliar euro yang disepakati pada Senin (13/7) untuk bailout ketiga Yunani.
Dalam studi terbaru situasi Yunani yang diberikan pada para pemimpin UE selama negosiasi pada akhir pekan, IMF menyatakan beban utang Yunani selama dekade mendatang akan lebih tinggi dibandingkan yang diperkirakan dua pekan lalu, sebelum negara itu menutup perbankan dan memberlakukan kontrol kapital.
”Kami mengulangi kesimpulan kebijakan kami bahwa utang Yunani tidak berkelanjutan dan akan memerlukan operasi utang signifikan,” ujar pejabat senior IMF menjelaskan hasil studi tersebut. Laporan itu menyatakan, jika penjadwalan ulang kembali utang dipilih maka diperlukan perpanjangan periode pembayaran utang hingga 30 tahun.
Sementara itu, Yunani bersiap melakukan voting di parlemen untuk mengesahkan atau menolakreformasiyangdiminta para kreditor zona euro. Hasil voting itu masih belum jelas setelah IMF mengeluarkan peringatan bahwa Yunani memerlukan lebih banyak pemulihan utang untuk menghindari risiko keluar dari zona euro.
Syarifudin
”UE perlu memutuskan antara perpanjangan dramatis dan periode pembayaran untuk utang, pembayaran dana tunai langsung ke pemerintah untuk mendanai defisit, atau pemangkasan utang atau penghapusan,” ungkap laporan IMF, dikutip kantor berita AFP . IMF juga memperingatkan risiko penurunan kondisi ekonomi Yunani sehingga negara itu dapat memerlukan lebih dari 85 miliar euro yang disepakati pada Senin (13/7) untuk bailout ketiga Yunani.
Dalam studi terbaru situasi Yunani yang diberikan pada para pemimpin UE selama negosiasi pada akhir pekan, IMF menyatakan beban utang Yunani selama dekade mendatang akan lebih tinggi dibandingkan yang diperkirakan dua pekan lalu, sebelum negara itu menutup perbankan dan memberlakukan kontrol kapital.
”Kami mengulangi kesimpulan kebijakan kami bahwa utang Yunani tidak berkelanjutan dan akan memerlukan operasi utang signifikan,” ujar pejabat senior IMF menjelaskan hasil studi tersebut. Laporan itu menyatakan, jika penjadwalan ulang kembali utang dipilih maka diperlukan perpanjangan periode pembayaran utang hingga 30 tahun.
Sementara itu, Yunani bersiap melakukan voting di parlemen untuk mengesahkan atau menolakreformasiyangdiminta para kreditor zona euro. Hasil voting itu masih belum jelas setelah IMF mengeluarkan peringatan bahwa Yunani memerlukan lebih banyak pemulihan utang untuk menghindari risiko keluar dari zona euro.
Syarifudin
(bbg)