UMKM Butuh Kebijakan Konkret

Senin, 20 Juli 2015 - 09:31 WIB
UMKM Butuh Kebijakan...
UMKM Butuh Kebijakan Konkret
A A A
JAKARTA - Sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi fondasi di tengah perlambatan ekonomi.

Oleh karena itu, diperlukan kebijakan- kebijakan yang mendukung UMKM agar bisa terus bertahan. Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia mengatakan, sejak awal pihaknya sudah mendorong pemerintah agar menurunkan suku bunga kredit usaha rakyat (KUR).

“Sekarang bunga itu tinggal 12% dengan mendapatkan subsidi dari APBN. Nah , yang kita dorong agar jangan di Bank BUMN saja, minimal di semua bank-bank swasta harus mendapatkan bagian jatah KUR,” ujarnya di Jakarta akhir pekan lalu.

Bahlil menuturkan, untuk mendukung UMKM, pemerintah bila perlu melakukan subsidi- subsidi pembiayaannya. “Tidak hanya sebatas bunga tapi harus ditambah kuota volume nilai dari batas minimal kredit itu dinaikkan,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Bahlil, pemerintah harus mencari solusi penetrasi pasar terhadap produk- produk UMKM karena tinggal beberapa bulan lagi akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN A (MEA). “Jangan lagi kita minta mereka memproduksi tapi tidak ada alur pasarnya,” katanya.

Bahlil menambahkan, serapan anggaran pemerintah yang masih rendah harus ditingkatkan lagi secepatnya untuk menolong perekonomian. “Berapa ratus ribu lapangan kerja tidak tersedia akibat perlambatan penyerapan anggaran karena infrastruktur itu kan multiplier effect -nya tinggi sekali. Tidak ada cara lain sekarang adalah percepatan anggaran agar mendorong sektor riil,” ungkapnya.

Oktiani endarwati
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
18 menit yang lalu
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
53 menit yang lalu
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
1 jam yang lalu
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
1 jam yang lalu
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
10 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
11 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved