Saksikan One on One Bersama Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu, Jumat 27 Desember 2024 Pukul 21.30 WIB di SINDOnews TV

Kamis, 26 Desember 2024 - 18:08 WIB
loading...
Saksikan One on One...
Saksikan perbincangan Kepala BKF Febrio Kacaribu dengan Prisa Sambodatu soal PPN 12 persen dan kemungkinan bisa ditunda atau tidak, eksklusif di One On One Sindonews TV, Jumat 27 Desember 2024, Pukul 21.30 WIB.
A A A
JAKARTA - Gelombang penolakan terhadap kenaikan Pajak Pertambahan Nilai ( PPN ) dari 11 persen menjadi 12 persen terus menggema. Makin dekat tanggal berlakunya 1 Januari 2025, petisi penolakan kenaikan PPN 12 persen sudah ditandatangani lebih dari 170 ribu orang.

Masyarakat khawatir kenaikan PPN menjadi 12 persen akan ikut mengerek harga barang-barang. Meski Menkeu Sri Mulyani mengatakan barang-barang kebutuhan pokok tidak kena kenaikan PPN, namun nyatanya wacana pengenaan PPN terhadap barang yang dianggap premium masih tetap berjalan.

Ditambah pendidikan dan kesehatan juga diwacanakan akan terkena PPN 12 persen. Para pakar ekonomi menilai penerapan PPN menjadi 12 persen di tengah lemahnya daya beli masyarakat, akan memperburuk situasi ekonomi.

Apalagi saat ini juga tengah terjadi gelombang PHK dampak menurunnya berbagai industri Tanah Air. Mereka mendesak pemerintah menunda kenaikan PPN menjadi 12 persen, jika tidak ingin daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi makin menurun.

Menanggapi desakan itu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan, pemerintah telah memperhitungkan dengan matang rencana dan dampak kenaikan PPN menjadi 12 persen. Febrio bahkan optimistis, pertumbuhan ekonomi akan tetap terjaga dengan berbagai insentif yang disiapkan.

Saksikan perbincangan Kepala BKF Febrio Kacaribu dengan Prisa Sambodatu soal PPN 12 persen dan kemungkinan bisa ditunda atau tidak, eksklusif di One On One Sindonews TV, Jumat 27 Desember 2024, Pukul 21.30 WIB.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik 50% Berakhir Hari Ini, Sampai Jam Berapa Masih Bisa Beli?
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik 50% Berakhir Besok, Ini Batas Maksimal Pembelian Token
Berapa Hari Lagi Diskon...
Berapa Hari Lagi Diskon Token Listrik 50% Berakhir? Cek Tanggalnya
Diskon Token Listrik...
Diskon Token Listrik 50% Berakhir Jelang Puasa, Catat Tanggal Pastinya
Di Mana Bisa Beli Token...
Di Mana Bisa Beli Token Listrik Diskon 50%? Cek di Sini
Diskon Token Listrik...
Diskon Token Listrik 50% Berakhir Februari, Ini Tarif Listrik Maret 2025
Aturan Beli Token Listrik...
Aturan Beli Token Listrik Diskon 50%, Ini Batas Minimal Pembeliannya
Kenapa Tidak Bisa Beli...
Kenapa Tidak Bisa Beli Token Listrik PLN Jam 12 Malam? Ini Solusinya
Cara Beli Token Listrik...
Cara Beli Token Listrik Jam 2 Malam saat Diskon 50%, Bisa Untung Berlipat?
Rekomendasi
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
H+3 Lebaran, TMII Dikunjungi...
H+3 Lebaran, TMII Dikunjungi Lebih dari 21 Ribu Orang
Sinopsis Sinetron Kasih...
Sinopsis Sinetron Kasih Jannah Eps 36: Kasih dan Jannah Tersesat
Berita Terkini
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Impor 32% untuk Barang RI, Pengusaha Cemas
1 jam yang lalu
Selatan Jakarta Padam...
Selatan Jakarta Padam Listrik karena Cuaca Ekstrem, PLN Siaga
2 jam yang lalu
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Ratusan Negara Lainnya
4 jam yang lalu
Ditampar Tarif Impor...
Ditampar Tarif Impor 32 Persen oleh Trump, Ini Profil Perdagangan Indonesia-AS
5 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32...
Kena Tarif Impor 32 Persen, Surplus Neraca Dagang Indonesia Terancam
5 jam yang lalu
Dihantui Tarif AS, Rupiah...
Dihantui Tarif AS, Rupiah Terancam Tembus Rp17.000 - IHSG Rontok
7 jam yang lalu
Infografis
10 Kota Terkotor di...
10 Kota Terkotor di Dunia 2024, Enam di Antaranya di India
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved