Ekonomi Melemah, Pengusaha Waswas

Rabu, 22 Juli 2015 - 21:27 WIB
Ekonomi Melemah, Pengusaha...
Ekonomi Melemah, Pengusaha Waswas
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) waswas dengan kondisi ekonomi Indonesia yang melambat. Mereka menilai jika kondisi ini berlangsung lama bisa menimbulkan konsekuensi pemutusan hubungan kerja (PHK) yang besar.

“Saat ini pengusaha waswas karena hampir semua sektor mengalami masa sulit, terutama sektor manufaktur,” ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng Frans Kongi, belum lama ini.

Dia menuturkan, sudah ada beberapa perusahaan yang terpaksa melakukan PHK terhadap karyawannya dan bahkan ada beberapa perusahaan yang sudah berhenti operasi. (Baca: Gawat! Separuh Industri Tekstil Rumahkan Karyawan)

Deddy berharap pemerintah, bisa melakukan penguatan terhadap rupiah terhadap USD yang cenderung tidak stabil. “Harga dolar AS (USD) tidak stabil, padahal bahan baku impor, dan ini jelas menyulitkan pengusaha,” katanya.

Kalangan pengusaha juga meminta pemerintah cepat melakukan pencarian dana kegiatan pembangunan agar ekonomi kembali menggeliat.

Baca juga:

Perubahan Paradigma APBN Bikin Ekonomi Melempem

Ekonomi Melemah, Pengusaha Akui Terjadi PHK Massal

Industri Tekstil Berbasis Ekspor Tahan Krisis Rupiah
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Pemerintah Optimistis...
Pemerintah Optimistis Industri Tekstil Rebound di Kuartal II 2023
Prediksi Pertumbuhan...
Prediksi Pertumbuhan Industri Tekstil
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global pada 2024-2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved