Pemerintah Optimistis Industri Tekstil Rebound di Kuartal II 2023
Selasa, 14 Februari 2023 - 20:02 WIB
loading...
Industri tekstil optimistis rebound di kuartal II 2023. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan hingga saat ini indeks kepercayaan industri (IKI) terhadap industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) masih terkoreksi di bawah 50 poin. Dia menjelaskan hal tersebut disebabkan karena pelemahan ekonomi yang membuat demand dari pasar ekspor terkoreksi.
Namun demikian, menurutnya saat ini industri TPT perlahan mulai meningkat dan diharapkan rebound di kuartal II 2023. "Kita harapkan dalam waktu yang tidak lama, kembali dalam posisi 50, karena kita lihat bahwa pelemahan ekonomi dunia yang pasti akan mempengaruhi industri termasuk TPT ini," ujar Memperin usai Raker bersama Komisi VII DPR RI, Selasa (14/2/2023).
Baca Juga: PHRI Keluhkan Hotel Bodong yang Banting Harga di Online
Dia melihat saat ini perekonomian dunia mulai membaik sehingga menjadi sentimen positif dalam pertumbuhan industri di dalam negeri. "Ekonomi dunia mulai membaik, mudah-mudahan dalam hitungan kami ini kuartal II dari tahun 2023, sehingga nanti market akan bertemu kembali," kata dia.
Seperti diketahui, dampak dari melemahnya permintaan ekpsor terhadap industri TPT pada tahun ini menimbulkan dampak PHK yang cukup tinggi. Bahkan pada tahun lalu, Perkumpulan Pengusaha Produk Tekstil Provinsi Jawa Barat (PPTPJB) mencatat ada 64 ribu karyawan dari 124 perusahaan yang mayoritas industri tekstil di Jawa Barat terdampak dari adanya pelemahan ekonomi global. "Jadi kalau dia kontraksi lama, itu wajar saja bahwa akan ada layoff dan sebagainya, walaupun kita sudah minta kepada perusahaan tidak melakukan itu," kata Menperin.
Namun demikian, menurutnya saat ini industri TPT perlahan mulai meningkat dan diharapkan rebound di kuartal II 2023. "Kita harapkan dalam waktu yang tidak lama, kembali dalam posisi 50, karena kita lihat bahwa pelemahan ekonomi dunia yang pasti akan mempengaruhi industri termasuk TPT ini," ujar Memperin usai Raker bersama Komisi VII DPR RI, Selasa (14/2/2023).
Baca Juga: PHRI Keluhkan Hotel Bodong yang Banting Harga di Online
Dia melihat saat ini perekonomian dunia mulai membaik sehingga menjadi sentimen positif dalam pertumbuhan industri di dalam negeri. "Ekonomi dunia mulai membaik, mudah-mudahan dalam hitungan kami ini kuartal II dari tahun 2023, sehingga nanti market akan bertemu kembali," kata dia.
Seperti diketahui, dampak dari melemahnya permintaan ekpsor terhadap industri TPT pada tahun ini menimbulkan dampak PHK yang cukup tinggi. Bahkan pada tahun lalu, Perkumpulan Pengusaha Produk Tekstil Provinsi Jawa Barat (PPTPJB) mencatat ada 64 ribu karyawan dari 124 perusahaan yang mayoritas industri tekstil di Jawa Barat terdampak dari adanya pelemahan ekonomi global. "Jadi kalau dia kontraksi lama, itu wajar saja bahwa akan ada layoff dan sebagainya, walaupun kita sudah minta kepada perusahaan tidak melakukan itu," kata Menperin.
Lihat Juga :