Bursa China Jatuh, IHSG Cetak Level Terendah 2015

Senin, 27 Juli 2015 - 16:36 WIB
Bursa China Jatuh, IHSG...
Bursa China Jatuh, IHSG Cetak Level Terendah 2015
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari pertama pekan ini ditutup mencetak level terendah 2015 sejalan dengan kejatuhan harian terbesar bursa saham China. IHSG anjlok 85,31 poin atau 1,76% ke level 4.771,28.

Posisi terendah sebelumnya terjadi pada 15 Juni 2015. Saat itu, IHSG berada di level 4.837,79. Sementara penurunan hari ini terjadi sejak awal perdagangan seiring dengan bursa Asia. IHSG dibuka terkoreksi 20,52 poin atau 0,42% ke level 4.832,24 dan pada akhir sesi I makin melemah ke level 4.818,94.

Koreksi ini melanjutkan pelemahan akhir pekan lalu, di mana IHSG anjlok 50,08 poin atau 1,02% ke level 4.852,76. Pelemahan itu sejalan dengan bursa Asia. Sementara bursa Asia ditutup memerah.

Indeks Shanghai negatif 345,35 poin atau 8,48% menjadi 3.725,56; indeks Straits Times turun 38,07 poin atau 1,14% menjadi 3.314,76; indeks Hang Seng minus 776,55 poin atau 3,09% menjadi 24.351,96; dan indeks Nikkei turun 194,43 poin atau 0,95% ke 20.350,10.

Bursa saham China jatuh lebih dari 8% di tengah kekhawatiran baru tentang prospek ekonomi negaranya.

Indeks utama mengalami penurunan terbesar satu hari sejak 2007, menghancurkan sebuah periode yang relatif tenang di pasar saham China yang bergejolak China sejak pemerintah Beijing melakukan sejumlah langkah dukungan untuk mencegah kemerosotan yang dimulai pada pertengahan Juni lalu.

"Rebound terakhir cepat dan kuat, sehingga perlu adanya koreksi teknis," kata ahli strategi di Kaiyuan Securities Yang Hai, seperti dilansir dari Reuters, Senin (27/7/2015).

Dia mengatakan, pemicu koreksi adalah lesunya pasar AS di tengah perkiraan naiknya suku bunga Fed pada kuartal IV tahun ini. Hal itu ditambah dengan kenaikan harga daging babi di China dan bahan bakar, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa China akan menahan pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut.

Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,74 triliun dengan 4,48 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp592,92 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,48 triliun dan aksi beli Rp1,89 triliun. Tercatat 78 saham menguat, 227 saham melemah dan 74 saham stagnan.

Sementara sektor saham hari ini ditutup melemah semua. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah industri dasar yang tergerus 3,85%, diikuti perkebunan turun 2,96%.

Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT AKR Korporindo Tbk (AKRA) naik Rp25 menjadi Rp5.900, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) naik Rp25 menjadi Rp4.475, dan PT Global Mediacom Tbk (BMTR) naik Rp5 menjadi Rp1.160.

Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.000 menjadi Rp50.000, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp195 menjadi Rp3.905 dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp55 menjadi Rp2.900.

(Baca: IHSG Sesi I Berakhir Makin Terpuruk)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Menunggu Data Ekonomi...
Menunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat
IHSG Kebakaran, Saham...
IHSG 'Kebakaran', Saham Farmasi dan Telekomunikasi Tetap 'Adem'
IHSG Berpeluang Reli...
IHSG Berpeluang Reli di 6.078-6.150, Cermati Saham Ini
Varian Delta Masih Jadi...
Varian Delta Masih Jadi Sentimen Utama di Pasar Saham
Berita Terkini
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
1 jam yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
2 jam yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
2 jam yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
3 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved