Fokus Beralih ke The Fed, Rupiah Berhasil Terapresiasi

Selasa, 28 Juli 2015 - 17:16 WIB
Fokus Beralih ke The...
Fokus Beralih ke The Fed, Rupiah Berhasil Terapresiasi
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini berakhir terapresiasi setelah fokus investor beralih dari China ke pertemuan Federal Reserve (the Fed).

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp13.437/USD, dengan kisaran harian Rp13.425-Rp13.484/USD. Posisi ini terangkat 59 poin dari posisi penutupan sebelumnya di Rp13.496/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp13.467/USD. Posisi tersebut menguat 37 poin dibanding kemarin di Rp13.504/USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg di level Rp13.465/USD, mendatar dengan penutupan perdagangan kemarin di level Rp13.462/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.460/USD, selisih 7 poin dari penutupan sebelumnya di Rp13.453/USD.

Sementara USD naik dari koreksi dua pekan terhadap yen pada hari ini karena investor menepis kejatuhan pasar saham China dan fokus hanya pada prospek kenaikan suku bunga AS tahun ini menjelang dimulainya pertemuan Federal Reserve (the Fed).

Dikutip dari Reuters, mata uang Jepang sebagai aset aman telah menguat pada Senin karena saham Shanghai anjlok 8,5%, penurunan harian terbesar dalam delapan tahun terakhir. Selain itu, juga dipicu rendahnya harga komoditas, menyeret turun saham Eropa dan AS.

Akibatnya, investor mengurangi permintaan untuk USD karena khawatir tentang pertumbuhan ekonomi global. Meskipun bursa China jatuh lagi pada hari ini, penurunan itu lebih kecil. (Baca: IHSG Ditutup Dekati Level Terendah 16 Bulan)

USD menguat terhadap yen sebesar 0,33% menjadi 123,66, naik dari level sebelumnya di 123,01/USD.

Indeks USD naik 0,3% menjadi 96,774, setelah jatuh ke level terendah dua pekan dari 96,288 pada Senin. Terhadap euro, USD naik 0,3% ke 1,1059. Sementara poundsterling turun tipis 0,2% menjadi 1,5532/USD.

(Baca: Permintaan USD Melemah, Rupiah Bertahan di Zona Hijau)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
14 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved