Asia Mayoritas Memerah, IHSG Sesi I Berhasil Naik Sedikit
Kamis, 30 Juli 2015 - 12:31 WIB
Asia Mayoritas Memerah, IHSG Sesi I Berhasil Naik Sedikit
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari keempat pekan ini ditutup di zona hijau di tengah memerahnya mayoritas bursa Asia. IHSG naik sedikit 10,27 poin atau 0,22% ke level 4.731,39.
IHSG pagi tadi dibuka merangkak naik didukung sentimen positif dari Wall Street. IHSG terkerek 21,49 poin atau 0,45% ke level 4.742,61.
IHSG kemarin berakhir naik tipis terimbas bangkitnya bursa China. IHSG terkerek 6,37 poin atau 0,14% ke level 4.721,12. Kenaikan itu di tengah menguatnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia mayoritas memerah.
Bursa saham China merosot pada Kamis setelah media pemerintah melaporkan bahwa bank sedang menyelidiki eksposur mereka ke pasar saham dari produk wealth management dan pinjaman dijamin dengan saham.
"Pasar telah berjuang dengan investor melihat apakah stabilitas dapat dipertahankan di pasar. Orang tidak terburu-buru tapi perlu lebih banyak waktu untuk membangun kepercayaan diri mereka di pasar," kata Direktur di KGI Asia Ben Kwong, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (30/7/2015).
Total volume saham A yang diperdagangkan di Shanghai adalah 23,67 miliar saham, sedangkan volume di Shenzhen sebanyak 15,95 saham. Total volume perdagangan perusahaan yang termasuk dalam indeks HSI sebanyak 0,7 miliar saham.
Adapun, indeks Shanghai turun 1,67 poin atau 0,04% menjadi 3.787,49; indeks Straits Times susut 18,06 poin atau 0,55% menjadi 3.265,94; indeks Hang Seng melemah 17,43 poin atau 0,07% menjadi 24.602,02; dan indeks Nikkei menguat 211,94 poin atau 1,04% ke 20.514,85.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,37 triliun dengan 2,48 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp163,09 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp688,35 miliar dan aksi beli Rp851,45 miliar. Tercatat 131 saham menguat, 116 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah infrastruktur yang melonjak 1,08%, sedangkan yang melemah terdalam sektor konsumer turun 0,48%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp975 menjadi Rp47.975, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp150 menjadi Rp7.150 dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp17.475 menjadi Rp17.175.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp250 menjadi Rp27.125, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp155 menjadi Rp4.485 dan PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun Rp110 menjadi Rp1.970.
(Baca: IHSG Dibuka Merangkak Naik Ddidukung Wall Street)
IHSG pagi tadi dibuka merangkak naik didukung sentimen positif dari Wall Street. IHSG terkerek 21,49 poin atau 0,45% ke level 4.742,61.
IHSG kemarin berakhir naik tipis terimbas bangkitnya bursa China. IHSG terkerek 6,37 poin atau 0,14% ke level 4.721,12. Kenaikan itu di tengah menguatnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia mayoritas memerah.
Bursa saham China merosot pada Kamis setelah media pemerintah melaporkan bahwa bank sedang menyelidiki eksposur mereka ke pasar saham dari produk wealth management dan pinjaman dijamin dengan saham.
"Pasar telah berjuang dengan investor melihat apakah stabilitas dapat dipertahankan di pasar. Orang tidak terburu-buru tapi perlu lebih banyak waktu untuk membangun kepercayaan diri mereka di pasar," kata Direktur di KGI Asia Ben Kwong, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (30/7/2015).
Total volume saham A yang diperdagangkan di Shanghai adalah 23,67 miliar saham, sedangkan volume di Shenzhen sebanyak 15,95 saham. Total volume perdagangan perusahaan yang termasuk dalam indeks HSI sebanyak 0,7 miliar saham.
Adapun, indeks Shanghai turun 1,67 poin atau 0,04% menjadi 3.787,49; indeks Straits Times susut 18,06 poin atau 0,55% menjadi 3.265,94; indeks Hang Seng melemah 17,43 poin atau 0,07% menjadi 24.602,02; dan indeks Nikkei menguat 211,94 poin atau 1,04% ke 20.514,85.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,37 triliun dengan 2,48 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp163,09 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp688,35 miliar dan aksi beli Rp851,45 miliar. Tercatat 131 saham menguat, 116 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah infrastruktur yang melonjak 1,08%, sedangkan yang melemah terdalam sektor konsumer turun 0,48%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp975 menjadi Rp47.975, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp150 menjadi Rp7.150 dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp17.475 menjadi Rp17.175.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp250 menjadi Rp27.125, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp155 menjadi Rp4.485 dan PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun Rp110 menjadi Rp1.970.
(Baca: IHSG Dibuka Merangkak Naik Ddidukung Wall Street)
(rna)
Lihat Juga :