IHSG Sesi I Ditutup Positif Didorong Aksi Beli
Jum'at, 31 Juli 2015 - 11:59 WIB
IHSG Sesi I Ditutup Positif Didorong Aksi Beli
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini ditutup positif karena didorong aksi beli. IHSG melonjak 62,60 poin atau 1,33% ke level 4.775,10.
IHSG pagi tadi dibuka balik arah menguat di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG naik 9,86 poin atau 0,21% ke level 4.722,35.
IHSG kemarin ditutup kembali berada pada level terendah tahun ini terseret anjloknya bursa China. IHSG minus 8,63 poin atau 0,18% ke level 4.712,49.
Pelemahan itu seiring dengan melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia masih variatif.
Saham China jatuh pada hari ini dan menuju kerugian bulanan terbesar dalam hampir enam tahun bahkan setelah otoritas Beijing melakukan serangkaian langkah dukungan dan berjanji akan meningkatkan ekonominya yang lesu.
Dikutip dari Reuters, saham China telah jatuh lebih dari 30% sejak pertengahan Juni, mengancam risiko lebih lanjut bagi perekonomian yang diperkirakan akan mencatat pertumbuhan paling lambat dalam seperempat abad di tahun ini. Sepanjang bulan ini, indeks Shanghai telah merosot 14,2%, penurunan bulanan terbesar sejak Agustus 2009.
Adapun, indeks Shanghai turun 36,32 poin atau 0,98% menjadi 3.669,45; indeks Straits Times susut 43,98 poin atau 1,35% menjadi 3.205,48; indeks Hang Seng menguat 97,53 poin atau 0,40% menjadi 24.595,51; dan indeks Nikkei naik 11,90 poin atau 0,06% ke 20.534,73.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,99 triliun dengan 2,63 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp6,86 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,45 triliun dan aksi beli Rp1,46 triliun. Tercatat 148 saham menguat, 92 saham melemah dan 91 saham stagnan.
Sektor saham hari ini hampir semuanya menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah konsumer yang naik 2,31%, diikuti sektor industri dasar bertambah 2,08%. Sedangkan yang melemah hanya sektor tambang turun 0,75%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp800 menjadi Rp47.800, PT Perusahaan Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp875 menjadi Rp27.975 dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp475 menjadi Rp17.475.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun Rp55 menjadi Rp1.930, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp25 menjadi Rp2.750 dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) turun Rp5 menjadi Rp630.
(Baca: Asia Variatif, IHSG Dibuka Balik Arah Menguat)
IHSG pagi tadi dibuka balik arah menguat di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG naik 9,86 poin atau 0,21% ke level 4.722,35.
IHSG kemarin ditutup kembali berada pada level terendah tahun ini terseret anjloknya bursa China. IHSG minus 8,63 poin atau 0,18% ke level 4.712,49.
Pelemahan itu seiring dengan melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia masih variatif.
Saham China jatuh pada hari ini dan menuju kerugian bulanan terbesar dalam hampir enam tahun bahkan setelah otoritas Beijing melakukan serangkaian langkah dukungan dan berjanji akan meningkatkan ekonominya yang lesu.
Dikutip dari Reuters, saham China telah jatuh lebih dari 30% sejak pertengahan Juni, mengancam risiko lebih lanjut bagi perekonomian yang diperkirakan akan mencatat pertumbuhan paling lambat dalam seperempat abad di tahun ini. Sepanjang bulan ini, indeks Shanghai telah merosot 14,2%, penurunan bulanan terbesar sejak Agustus 2009.
Adapun, indeks Shanghai turun 36,32 poin atau 0,98% menjadi 3.669,45; indeks Straits Times susut 43,98 poin atau 1,35% menjadi 3.205,48; indeks Hang Seng menguat 97,53 poin atau 0,40% menjadi 24.595,51; dan indeks Nikkei naik 11,90 poin atau 0,06% ke 20.534,73.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,99 triliun dengan 2,63 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp6,86 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,45 triliun dan aksi beli Rp1,46 triliun. Tercatat 148 saham menguat, 92 saham melemah dan 91 saham stagnan.
Sektor saham hari ini hampir semuanya menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah konsumer yang naik 2,31%, diikuti sektor industri dasar bertambah 2,08%. Sedangkan yang melemah hanya sektor tambang turun 0,75%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp800 menjadi Rp47.800, PT Perusahaan Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp875 menjadi Rp27.975 dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp475 menjadi Rp17.475.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun Rp55 menjadi Rp1.930, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp25 menjadi Rp2.750 dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) turun Rp5 menjadi Rp630.
(Baca: Asia Variatif, IHSG Dibuka Balik Arah Menguat)
(rna)
Lihat Juga :