Harga Minyak Turun Picu Shell Pangkas 6.500 Pekerja

Jum'at, 31 Juli 2015 - 13:31 WIB
Harga Minyak Turun Picu...
Harga Minyak Turun Picu Shell Pangkas 6.500 Pekerja
A A A
LONDON - Royal Dutch Shell (RDS.A) akan memangkas sekitar 6.500 pekerja dan investasi tahun ini karena restrukturisasi dan menurunnya beberapa bisnis untuk menghadapi penurunan harga minyak lebih lanjut.

Pemangkasan perusahaan yang berbasis di Belanda tersebut mencerminkan masa sulit di akhir eksplorasi dan produksi bisnis minyak.

Shell menuturkan, pendapatan bersih perusahaan pada kuartal II tahun ini turun 25% menjadi USD3,99 miliar. Associated Press (AP) melaporkan, minyak mentah Brent rata-rata sekitar USD62/barel selama periode tersebut, turun dari USD110 pada kuartal II/2014.

Biaya operasi juga akan dipotong sebesar USD4 miliar dan rencana modal investasi akan diturunkan USD7 miliar tahun ini.

"Penurunan harga minyak bisa berlangsung selama beberapa tahun, dan asumsi perencanaan Shell mencerminkan realitas pasar saat ini," kata CEO Royal Dutch Shell Ben van Beurden, seperti dikutip dari USA Today, Jumat (31/7/2015).

Menurut dia, perusahaan harus mampu berjuang dalam kondisi harga minyak saat ini, meskipun minyak memiliki potensi untuk kembali ke harga USD70-USD90 dalam jangka menengah.

Van Beurden mengatakan bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) karena banyaknya aktivitas di seluruh perusahaan di dunia, dengan fokus pada perbaikan kinerja dan restrukturisasi bisnis.

Royal Dutch Shell juga sepakat menjual saham sebanyak 33% di kilang Jepang Showa Shell Sekiyu KK ke Idemitsu Kosan sebesar USD1,4 miliar dan kesepakatan diharapkan akan selesai tahun depan.

Produksi minyak dan gas alam turun 11% menjadi setara dengan 2,73 juta barel per hari (bph) pada kuartal II/2015. Pada April, Royal Dutch Shell mengumumkan rencana untuk membeli BG Group Inggris senilai USD70 miliar.

Shell yang sudah menjadi pemimpin dalam gas alam cair untuk pengiriman dan transportasi, memperkirakan kesepakatan itu akan meningkatkan cadangan minyak mentah dan gas alam secara keseluruhan masing-masing sebesar 25% dan 20%.

Setelah kesepakatan itu selesai tahun depan akan menghasilkan penghematan biaya tahunan sekitar USD2,5 miliar pada 2018. Aset sekitar USD30 miliar juga akan dijual antara 2016 dan 2018 selama integrasi dan restrukturisasi.

Mengenai kondisi ini, bukan hanya Shell yang merasakan. Raksasa produsen minyak lainnya, seperti BP, Exxon Mobil, Chevron Texaco dan Total, juga mengalami imbas negatif dari turunnya harga minyak.

"Mereka sudah mengurangi belanja modal," kata Oil Price Information Service Tom Kloza.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Shell Naik...
Harga BBM Shell Naik Mulai Hari Ini, Cek Rinciannya
CEO Shell Minta Maaf...
CEO Shell Minta Maaf Usai Ketahuan Diam-diam Beli Minyak Mentah Rusia
Keuntungan Shell Hampir...
Keuntungan Shell Hampir Naik Tiga Kali Lipat karena Harga Minyak Melonjak
Siaga Tinggi, CEO Shell...
Siaga Tinggi, CEO Shell Wanti-wanti Dampak Pemblokiran Selat Hormuz
Stok BBM SPBU Shell...
Stok BBM SPBU Shell Masih Kosong
Bidik Mobil Berteknologi...
Bidik Mobil Berteknologi Euro4, Shell Luncurkan V-Power Nitro+
Berita Terkini
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
7 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
19 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
33 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
44 menit yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved