Gawat! Rupiah Masih Akan Tertekan hingga Akhir Tahun

Minggu, 02 Agustus 2015 - 14:26 WIB
Gawat! Rupiah Masih...
Gawat! Rupiah Masih Akan Tertekan hingga Akhir Tahun
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listianto menuturkan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih akan tertekan hingga akhir tahun.

Dia mengatakan, neraca transaksi berjalan (current account) yang masih defisit menjadi salah satu faktor rupiah masih akan tertekan hingga akhir tahun. Pasalnya, neraca transaksi berjalan dari sisi fundamental memang berimplikasi terhadap terciptanya stabilisasi nilai tukar.

"Kalau current account kita defisit, sementara namanya kebutuhan valuta asing (valas) itu setiap hari pasti akan terus dilakukan, maka itu berarti lebih banyak demand daripada supply yang masuk. Dari situ rupiah pasti akan tekanan," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Minggu (2/8/2015).

Selain neraca transaksi berjalan, sambung Eko, terkaparnya nilai tukar mata uang Garuda juga disebabkan spekulasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (The Fed) yang sifatnya temporer. Nilai tukar rupiah yang tembus Rp13.500/USD, tidak lepas dari tanda bahwa AS akan menaikkan suku bunganya dalam waktu dekat.

"Sekarang kalau lihat dari statement dan berita di AS sana, terkait dengan rencana itu kayaknya arahnya semakin positif untuk pelaksanaan," imbuh dia. (Baca: Isu Suku Bunga Fed Hempaskan Rupiah)

Faktor lain yang membuat rupiah belum bisa kembali jaya adalah kondisi perekonomian Cina dengan risiko utang yang terus meningkat. "Tapi kan pertumbuhan ekonomi Cina di kuartal II lebih baik dari kuartal I. Jadi saya rasa yang paling krusial itu defisit current account dan rencana kenaikan The Fed," tandasnya.

Baca juga:

Rupiah Berakhir Terkapar Lewati Rp13.500/USD

Stamina Loyo Bikin RI Rentan Kondisi Eksternal

USD Makin Perkasa, Sirine Awal Krisis Keuangan Global
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
10 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
10 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
11 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
11 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
11 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
11 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved