Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Stabilnya USD

Selasa, 04 Agustus 2015 - 10:22 WIB
Rupiah Dibuka Menguat...
Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Stabilnya USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka menguat di tengah stabilnya USD terhadap euro dan yen.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.495/USD, mendatar dengan penutupan sebelumnya di Rp13.492/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah juga berada di level Rp13.495/USD. Posisi ini menguat 25 poin dari posisi penutupan sebelumnya di Rp13.520/USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg di level Rp13.500/USD, menguat 10 poin dibanding penutupan perdagangan akhir pekan kemarin di level Rp13.510/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp13.502/USD. Posisi tersebut terapresiasi 26 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.528/USD.

Sementara dolar Kanada mendekam di posisi terendah 11 tahun terakhir pada hari ini karena aksi jual akibat menurunnya harga minyak dan komoditas mata uang lainnya, seperti dolar Australia, yang mencuri fokus dari USD yang stabil terhadap euro dan yen.

Dolar Australia terakhir diperdagangkan di 0,7296/USD, menjauh dari koreksi terdalam enam tahun di 0,7234/USD pada pekan lalu.

Dalam jangka pendek, dolar Australia masih bergantung dari hasil pertemuan Bank Sentral Australi (Reserve Bank of Australia/RBA). RBA diperkirakan tetap menahan suku bunga pada rekor rendah di 2,0%.

"Kami berharap nilai tukar dolar Australia terhadap USD diperdagangkan turun ke 0,70 pada tahun ini," tulis analis BNP Paribas dalam sebuah laporannya, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (4/8/2015).

Dolar Kanada terakhir diperdagangkan di 1,3170/USD, setelah berada di level rendah di 1,3176 sejak Agustus tahun 2004.

Sementara rubel Rusia mencapai level terendah lima bulan di 63,618/USD. Dolar terhadap yeni berada di 124,07, sementara euro merosot 0,1% menjadi 1,0943/USD. Dolar Selandia Baru merosot ke 0,6566/USD, bertahan di atas level terendah enam tahun di 0,6498 pada bulan lalu.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
8 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
9 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
11 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
12 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
13 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
15 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved