BUMN Farmasi Diminta Tekan Bahan Baku Impor

Rabu, 05 Agustus 2015 - 21:13 WIB
BUMN Farmasi Diminta...
BUMN Farmasi Diminta Tekan Bahan Baku Impor
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta perusahaan farmasi plat merah untuk menekan bahan baku yang sebagian besar atau sekitar 90% berasal dari barang impor.

Menteri BUMN Rini Soemarno menjelaskan pemerintah sebelumnya telah memanggil tiga perusahaan farmasi milik negara, yaitu PT Kimia Farma (Persero) Tbk, PT Indofarma (Persero) Tbk dan PT Biofarma (Persero).

"BUMN farmasi saya minta untuk membuat roadmap untuk menekan bahan baku yang sebagian besar 90% berasal dari impor, mereka harus mencari tahu bagaimana mengurangi bahan baku impor," kata Rini kepada sejumlah media di Jakarta, Rabu (5/8/2015).

Dengan lebih menggunakan bahan baku dari dalam negeri, menurut Rini, bisa menekan biaya produksi, sehingga harga jualnya menjadi lebih rendah. Di saat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terus melemah pada saat ini menyebabkan BUMN farmasi harus meningkatkan biaya produksinya.

Sebelum membuat pabrik bahan baku obat, dia meminta, agar BUMN farmasi lebih dulu melihat kebutuhan pasar. Melalui pembentukan roadmap tersebut, perusahaan BUMN farmasi juga bisa mengetahui jenis obat-obatan apa yang paling dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia.

"Obat-obatan yang paling tinggi penggunaannya, misalnya penyakit kolesterol dan diabetes, melalui roadmap ini jadi bisa dilihat apa saja bahan baku yang banyak digunakan lalu bagaimana mengurangi impornya," papar dia.

Terkait merger BUMN farmasi, Rini masih belum membahas dalam pertemuan tersebut. Dia hanya menekankan kepada masing-masing perusahaan farmasi untuk fokus terhadap produk obat-obat di jenisnya. Misalnya, Biofarma yang lebih dispesifikasikan ke dalam jenis vaksinisasi.

"Saya minta kepada Biofarma untuk terus mengembangkan vaksinasi, karena produksi mereka sudah cukup baik. Bahkan mereka sudah bisa ekspor ke sejumlah negara," jelasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
Kementerian BUMN Perkenalkan...
Kementerian BUMN Perkenalkan Komunitas Srikandi BUMN
Kementerian BUMN Perluas...
Kementerian BUMN Perluas Vaksinasi untuk Lansia
Tidak Efektif secara...
Tidak Efektif secara Bisnis, 8 BUMN Ini Akan Ditutup
Erick Thohir Ungkap...
Erick Thohir Ungkap 3 BUMN Pemilik Utang Paling Besar
Berikan Kesempatan DisabiĀ­litas...
Berikan Kesempatan DisabiĀ­litas Berkiprah di Lapangan Kerja
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
4 jam yang lalu
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
6 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
7 jam yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
9 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
9 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
10 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved