IHSG Dibuka Lanjutkan Kenaikan Didorong Aksi Beli
Kamis, 06 Agustus 2015 - 09:24 WIB
IHSG Dibuka Lanjutkan Kenaikan Didorong Aksi Beli
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka melanjutkan kenaikan didorong aksi beli. IHSG menguat tipis 3,38 poin atau 0,07% ke level 4.853,91.
IHSG kemarin ditutup menguat didukung melonjaknya sektor keuangan dan aneka industri. IHSG menguat 69,45 poin atau 1,45% ke level 4.850,53.
Penguatan itu di tengah variatifnya bursa Asia. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka mayoritas melemah, dengan indeks Nikkei menguat pada perdagangan Kamis pagi, mengikuti keuntungan indeks S&P serta Nasdaq, semalam.
Dikutip ari CNBC, indeks S&P 500 dan Nasdaq mengakhiri koreksi tiga hari beruntun, sementara Dow Jones Industrial Average turun tipis akibat koreksi dari laba Disney.
Indeks Nikkei 225 Jepang melambung hingga lebih dari dua pekan karena Bank of Japan mulai pertemuan kebijakan dua hari.
Adapun, indeks Shanghai melemah 47,27 poin atau 1,28% menjadi 3.647,40; indeks Straits Times turun 5,63 poin atau 0,18% menjadi 3.184,72; indeks Hang Seng tergerus 175,96 poin atau 0,72% menjadi 24.338,20; sedangkan indeks Nikkei terkerek 126,99 poin atau 0,62% ke 20.737,98.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp253 miliar dengan 131 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp50,86 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp77,33 miliar dan aksi beli Rp128,20 miliar. Tercatat 77 saham menguat, 39 saham melemah dan 55 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas dibuka menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor keuangan yang naik 0,90%, diikuti sektor perkebunan dan properti yang sama-sama bertambah 0,24%. Sedangkan yang melemah terdalam sektor tambang yang susut 0,04%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp75 menjadi Rp6.000, PT Semen Indoensia Tbk (SMGR) naik Rp25 menjadi Rp10.225 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp100 menjadi Rp5.200.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp50 menjadi Rp48.800, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp125 menjadi Rp10.675 dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp20 menjadi Rp2.780.
(Baca: S&P dan nasdaq Menguat Didukung Saham Teknologi)
IHSG kemarin ditutup menguat didukung melonjaknya sektor keuangan dan aneka industri. IHSG menguat 69,45 poin atau 1,45% ke level 4.850,53.
Penguatan itu di tengah variatifnya bursa Asia. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka mayoritas melemah, dengan indeks Nikkei menguat pada perdagangan Kamis pagi, mengikuti keuntungan indeks S&P serta Nasdaq, semalam.
Dikutip ari CNBC, indeks S&P 500 dan Nasdaq mengakhiri koreksi tiga hari beruntun, sementara Dow Jones Industrial Average turun tipis akibat koreksi dari laba Disney.
Indeks Nikkei 225 Jepang melambung hingga lebih dari dua pekan karena Bank of Japan mulai pertemuan kebijakan dua hari.
Adapun, indeks Shanghai melemah 47,27 poin atau 1,28% menjadi 3.647,40; indeks Straits Times turun 5,63 poin atau 0,18% menjadi 3.184,72; indeks Hang Seng tergerus 175,96 poin atau 0,72% menjadi 24.338,20; sedangkan indeks Nikkei terkerek 126,99 poin atau 0,62% ke 20.737,98.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp253 miliar dengan 131 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp50,86 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp77,33 miliar dan aksi beli Rp128,20 miliar. Tercatat 77 saham menguat, 39 saham melemah dan 55 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas dibuka menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor keuangan yang naik 0,90%, diikuti sektor perkebunan dan properti yang sama-sama bertambah 0,24%. Sedangkan yang melemah terdalam sektor tambang yang susut 0,04%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp75 menjadi Rp6.000, PT Semen Indoensia Tbk (SMGR) naik Rp25 menjadi Rp10.225 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp100 menjadi Rp5.200.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp50 menjadi Rp48.800, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp125 menjadi Rp10.675 dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp20 menjadi Rp2.780.
(Baca: S&P dan nasdaq Menguat Didukung Saham Teknologi)
(rna)
Lihat Juga :