Laju Pelemahan Rupiah Berkurang Siang Ini
Kamis, 06 Agustus 2015 - 12:51 WIB
Laju Pelemahan Rupiah Berkurang Siang Ini
A
A
A
JAKARTA - Laju pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini berkurang seiring dengan melemahnya USD terhadap sejumlah mata uang utama dunia.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp13.537/USD. Posisi tersebut masih terdepresiasi dibanding penutupan kemarin di level Rp13.523/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg di level Rp13.528/USD, melemah dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp13.515/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp13.523/USD, dengan kisaran harian Rp13.515-Rp13.635/USD. Posisi ini merosot dari posisi penutupan sebelumnya di Rp13.507/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.529/USD, terdepresiasi 12 poin dibanding penutupan sebelumnya di Rp13.517/USD.
Sementara USD melemah terhadap sejumlah mata uang, namun masih berada di dekat level tertinggi lebih dari tiga bulan setelah data AS mendukung Federal Reserve menaikkan suku bunga pada awal bulan depan.
Dikutip dari Reuters, indeks USD turun sekitar 0,2% menjadi 97,799 dari sesi sebelumnya di 98,218, level terkuat sejak 23 April 2015. USD terhadap yen melemah ke 124,790 setelah sempat berada di atas 125.000 pada Rabu untuk kali pertama sejak awal Juni. Dolar Selandia Baru yang tergelincir ke 0,6490/USD pada Rabu berhasil pulih ke 0,6538/USD.
Meskipun USD gagal membuat banyak kemajuan terhadap euro, yang melayang ke 1,0909/USD, hampir flat dari level terendah dua pekan di 1,0847/USD. Dolar Australia tergelincir 0,3% menjadi USD0,7332, dari rekor minggu ini di 0,7428/USD pada hari Selasa.
(Baca: Rupiah Dibuka Makin Terkoreksi terhadap USD)
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp13.537/USD. Posisi tersebut masih terdepresiasi dibanding penutupan kemarin di level Rp13.523/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg di level Rp13.528/USD, melemah dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp13.515/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp13.523/USD, dengan kisaran harian Rp13.515-Rp13.635/USD. Posisi ini merosot dari posisi penutupan sebelumnya di Rp13.507/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.529/USD, terdepresiasi 12 poin dibanding penutupan sebelumnya di Rp13.517/USD.
Sementara USD melemah terhadap sejumlah mata uang, namun masih berada di dekat level tertinggi lebih dari tiga bulan setelah data AS mendukung Federal Reserve menaikkan suku bunga pada awal bulan depan.
Dikutip dari Reuters, indeks USD turun sekitar 0,2% menjadi 97,799 dari sesi sebelumnya di 98,218, level terkuat sejak 23 April 2015. USD terhadap yen melemah ke 124,790 setelah sempat berada di atas 125.000 pada Rabu untuk kali pertama sejak awal Juni. Dolar Selandia Baru yang tergelincir ke 0,6490/USD pada Rabu berhasil pulih ke 0,6538/USD.
Meskipun USD gagal membuat banyak kemajuan terhadap euro, yang melayang ke 1,0909/USD, hampir flat dari level terendah dua pekan di 1,0847/USD. Dolar Australia tergelincir 0,3% menjadi USD0,7332, dari rekor minggu ini di 0,7428/USD pada hari Selasa.
(Baca: Rupiah Dibuka Makin Terkoreksi terhadap USD)
(rna)