Ekonomi Dunia Diprediksi Melambat ke Level Terendah

Jum'at, 07 Agustus 2015 - 09:09 WIB
Ekonomi Dunia Diprediksi...
Ekonomi Dunia Diprediksi Melambat ke Level Terendah
A A A
LONDON - Institut Nasional Penelitian Ekonomi dan Sosial (NIESR) memprediksi, pertumbuhan ekonomi dunia akan melambat tahun ini menuju level terendah sejak krisis keuangan.

Dikutip dari Xinhua, lembaga penelitian ekonomi dan sosial tersebut menurunkan perkiraan ekonomi global untuk tahun ini dan tahun depan. Pada 2015 dan 2016, prediksi pertumbuhan ekonomi direvisi turun masing-masing sebesar 0,2% dan 0,3% menjadi 3,0% dan 3,5%.

NIESR memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini menjadi yang paling lambat sejak krisis keuangam, mencerminkan tren melemahnya pertumbuhan di banyak pasar negara berkembang serta ragu-ragunya pemulihan ekonomi di negara maju.

NIESR juga memangkas proyeksi pertumbuhan untuk Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara berkembang di Asia dan Amerika Latin.

Sementara krisis Yunani telah menjadi fokus utama pembuat kebijakan di zona Eropa. Prediksi pertumbuhan ekonomi di kawasan ini juga telah diturunkan sedikit. Adapun, prospek untuk ekonomi Inggris tidak berubah, sebesar 2,5% pada tahun ini.

NIESR menjelaskan, pertumbuhan ekonomi dunia kemungkinan disebabkan efek dari rendahnya harga minyak serta lebih lambatnya kebijakan moneter yang akomodatif dan konsolidasi fiskal, dengan risiko yang cukup besar. Lembaga ini mencatat bahwa ekonomi Yunani adalah risiko utama bagi pertumbuhan ekonomi dunia.

"Lebih mendasar, krisis Yunani telah menyoroti kekurangan dari pengaturan kelembagaan kawasan Eropa dan menghidupkan kembali keraguan tentang apakah kebijakan moneter Eropa dapat berhasil tanpa integrasi dalam ekonomi, fiskal dan politik dari yang dibayangkan saat ini," ungkap NIESR.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
8 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
9 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
11 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
12 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
13 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
15 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Perempat Final...
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved