IHSG Pekan Depan Dibayangi Potensi Koreksi Lanjutan
Minggu, 09 Agustus 2015 - 11:05 WIB
IHSG Pekan Depan Dibayangi Potensi Koreksi Lanjutan
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan diprediksi masih dibayangi potensi koreksi lanjutan seiring dengan proyeksi melemahnya sejumlah data ekonomi global.
"Di pekan depan, kami melihat masih ada potensi pelemahan seiring ekspektasi akan rilis melemahnya data-data ekonomi global," kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia reza Priyambada, Minggu (9/8/2015).
Kendati demikian, dia berharap pelemahan yang terjadi tidak terlalu signifikan. Dia menyarankan untuk tetap mengantisipasi sentimen yang akan datang.
IHSG pada pekan depan diperkirakan akan berada pada rentang support 4.725-4.750 dan resisten 4.785-4.875. Menurut dia, maraknya sentimen negatif akan membuat IHSG cenderung melemah.
Adapun data-data ekonomi, yang patut diermati, di antaranya dari dalam negeri adalah penjualan retail. Sementara dari China, data ekspor, impor dan angka inflasi, indeks harga produsen, mata uang, produksi industri dan penjualan retail.
Sedangkan dari Australia, seperti data kenyamaan bisnis NAB, kenyamaan pelanggan westpac, indeks upah. Data dari Korea Selatan, seperti tingkat pengganggguran dan suku bunga.
Data Jerman, seperti indeks harga borongan, indeks sentimen ekonomi ZEW dan inflasi. Sementara zona Eropa, yakni indeks sentimen ekonomi ZEW, produksi industri, rapat bank sentral (ECB).
Dari Amerika Serikat (AS), yaitu data indeks optimisme bisnis, produktivitas nonpertanian, redbook, pernyataan anggaran bulanan, ekspor dan impor, penjualan retail, dan klaim pengangguran.
Sementara sejumlah saham yang bisa diperhatikan pada pekan depan, yakni PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Media Nusanatara Citra Tbk (MNCN), Pt MNC Sky Vision Tbk (MSKY), PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).
"Di pekan depan, kami melihat masih ada potensi pelemahan seiring ekspektasi akan rilis melemahnya data-data ekonomi global," kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia reza Priyambada, Minggu (9/8/2015).
Kendati demikian, dia berharap pelemahan yang terjadi tidak terlalu signifikan. Dia menyarankan untuk tetap mengantisipasi sentimen yang akan datang.
IHSG pada pekan depan diperkirakan akan berada pada rentang support 4.725-4.750 dan resisten 4.785-4.875. Menurut dia, maraknya sentimen negatif akan membuat IHSG cenderung melemah.
Adapun data-data ekonomi, yang patut diermati, di antaranya dari dalam negeri adalah penjualan retail. Sementara dari China, data ekspor, impor dan angka inflasi, indeks harga produsen, mata uang, produksi industri dan penjualan retail.
Sedangkan dari Australia, seperti data kenyamaan bisnis NAB, kenyamaan pelanggan westpac, indeks upah. Data dari Korea Selatan, seperti tingkat pengganggguran dan suku bunga.
Data Jerman, seperti indeks harga borongan, indeks sentimen ekonomi ZEW dan inflasi. Sementara zona Eropa, yakni indeks sentimen ekonomi ZEW, produksi industri, rapat bank sentral (ECB).
Dari Amerika Serikat (AS), yaitu data indeks optimisme bisnis, produktivitas nonpertanian, redbook, pernyataan anggaran bulanan, ekspor dan impor, penjualan retail, dan klaim pengangguran.
Sementara sejumlah saham yang bisa diperhatikan pada pekan depan, yakni PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Media Nusanatara Citra Tbk (MNCN), Pt MNC Sky Vision Tbk (MSKY), PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).
(rna)
Lihat Juga :