Semua Sektor Positif, IHSG Dibuka Balik Arah Menguat
Selasa, 11 Agustus 2015 - 09:19 WIB
Semua Sektor Positif, IHSG Dibuka Balik Arah Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka balik arah menguat didukung positifnya semua sektor. IHSG terkerek 15,33 poin atau 0,32% ke level 4.764,28.
IHSG kemarin ditutup memperpanjang pelemahan karena ditekan aksi jual. IHSG terkoreksi 21,35 poin atau 0,45% ke level 4.784.95.
Pelemahan itu di tengah menguatnya bursa Asia. Sedangkan pagi ini, bursa Asia dibuka mayoritas menguat karena melemahnya harga komoditas dan dolar Amerika Serikat (USD).
Dikutip dari Reuters, hal itu didukung China sebagai salah satu konsumen sumber daya terbesar di dunia, akan melakukan langkah lebih lanjut untuk merangsang ekonomi menyusul mengecewakan data ekonomi baru-baru ini.
Investor juga berharap Yunani dan kreditur internasional bisa mencapai kesepakatan bailout pada Selasa mendatang. Sentimen pendorong lainnya menguatnya Wall Street semalam.
Adapun, indeks Shanghai menguat 6,48 poin atau 0,16% menjadi 3.934,30; indeks Hang Seng melonjak 284,30 poin atau 1,16% menjadi 24.805,42; indeks Straits Times susut 3,57 poin atau 0,11% menjadi 3.191,70 dan indeks Nikkei naik 117,87 poin atau 0,57% ke 20.926,56.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp205 miliar dengan 200 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp29,96 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp56,88 miliar dan aksi beli Rp26,92 miliar. Tercatat 102 saham menguat, 20 saham melemah dan 47 saham stagnan.
Sektor saham hari ini berbalik menguat semua. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah tambang yang naik 0,91%, diikuti sektor perkebunan bertambah 0,63%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp400 menjadi Rp47.500, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp175 menjadi Rp9.950 dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp50 menjadi Rp6.550.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp30 menjadi Rp2.550, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun Rp20 menjadi Rp1.780 dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp5 menjadi Rp2.960.
Baca:
Wall Street Menguat Tajam Didorong Saham Energi
IHSG Diperkirakan pada Kisaran 4.675-4.790
Laju Pelemahan IHSG Diprediksi Terbatas, Simak Saham Ini
IHSG kemarin ditutup memperpanjang pelemahan karena ditekan aksi jual. IHSG terkoreksi 21,35 poin atau 0,45% ke level 4.784.95.
Pelemahan itu di tengah menguatnya bursa Asia. Sedangkan pagi ini, bursa Asia dibuka mayoritas menguat karena melemahnya harga komoditas dan dolar Amerika Serikat (USD).
Dikutip dari Reuters, hal itu didukung China sebagai salah satu konsumen sumber daya terbesar di dunia, akan melakukan langkah lebih lanjut untuk merangsang ekonomi menyusul mengecewakan data ekonomi baru-baru ini.
Investor juga berharap Yunani dan kreditur internasional bisa mencapai kesepakatan bailout pada Selasa mendatang. Sentimen pendorong lainnya menguatnya Wall Street semalam.
Adapun, indeks Shanghai menguat 6,48 poin atau 0,16% menjadi 3.934,30; indeks Hang Seng melonjak 284,30 poin atau 1,16% menjadi 24.805,42; indeks Straits Times susut 3,57 poin atau 0,11% menjadi 3.191,70 dan indeks Nikkei naik 117,87 poin atau 0,57% ke 20.926,56.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp205 miliar dengan 200 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp29,96 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp56,88 miliar dan aksi beli Rp26,92 miliar. Tercatat 102 saham menguat, 20 saham melemah dan 47 saham stagnan.
Sektor saham hari ini berbalik menguat semua. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah tambang yang naik 0,91%, diikuti sektor perkebunan bertambah 0,63%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp400 menjadi Rp47.500, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp175 menjadi Rp9.950 dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp50 menjadi Rp6.550.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp30 menjadi Rp2.550, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun Rp20 menjadi Rp1.780 dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp5 menjadi Rp2.960.
Baca:
Wall Street Menguat Tajam Didorong Saham Energi
IHSG Diperkirakan pada Kisaran 4.675-4.790
Laju Pelemahan IHSG Diprediksi Terbatas, Simak Saham Ini
(rna)
Lihat Juga :