Rupiah Diprediksi Masih Diselimuti Awan Gelap

Rabu, 12 Agustus 2015 - 07:31 WIB
Rupiah Diprediksi Masih...
Rupiah Diprediksi Masih Diselimuti Awan Gelap
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini diprediksi masih diselimuti awan gelap, sehingga menghalangi rupiah untuk menguat.

"Dengan masih adanya tren pelemahan membuat peluang rupiah untuk berbalik positif menjadi terhalangi. Kami masih berharap diberikan kesempatan satu kali lagi agar pelemahan yang terjadi dapat lebih terbatas untuk mengurangi potensi pelemahan lanjutan rupiah," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (12/8/2015).

Reza memprediksi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp13.537-Rp13.555/USD.

Sementara posisi rupiah kemarin berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.541/USD, terkoreksi 5 poin dari posisikemarin di Rp13.536/USD.

Rupiah kemarin terlibas dengan kembali menguatnya laju USD. Sementara mata uang yang dapat melawan dominasi USD, yaitu Yuan, pergerakannya saat ini cenderung melemah seiring dengan langkah PBoC mendevaluasi yuan atau dengan kata lain laju yuan diperlemahkan.

"Kami menilai kebijakan tersebut bagus untuk kegiatan ekspor mereka agar barang ekspornya lebih kompetitif nilainya, namun sadar atau tidak China tidak melihat efek sampingnya," ujarnya.

Dengan melemahnya laju yuan maka mata uang tandingan USD menjadi tidak ada. Poundsterling, yen, euro, hingga rubel tidak mampu sebelumnya melawan USD seiring peliknya masalah internal ekonominya.

"Jadi, melemahnya mata uang satu-satunya tandingan USD tentu berimbas negatif pada pergerakan mata uang emerging market, termasuk rupiah," pungkas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
5 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved