Fokus Kembali ke The Fed, Rupiah Dilibas USD

Selasa, 18 Agustus 2015 - 10:14 WIB
Fokus Kembali ke The...
Fokus Kembali ke The Fed, Rupiah Dilibas USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan awal pekan ini dilibas dolar Amerika Serikat (USD) setelah fokus kembali beralih ke prospek kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed)

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.831/USD, melemah 68 poin dari posisi akhir pekan lalu di level Rp13.763/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp13.830/USD. Posisi ini terdepresiasi 40 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.790/USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg di level Rp13.820/USD. Posisi tersebut memburuk 33 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp13.787/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah juga berada di level Rp13.820/USD. Posisi ini melemah 18 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.802/USD.

Sementara USD menguat tipis terhadap sejumlah mata uang diu dunia pada Selasa karena fokus bergeser kembali ke prospek kenaikan suku bunga oleh The Fed di tengah meredanya kekhawatiran devaluasi yuan pekan lalu bisa memicu perang mata uang global.

Euro terhadap USD melemah ke USD1,1063 dan terakhir diperdagangkan di USD1,1073. USD menguat tipis terhadap yen di 124,43.

"Data Federal Reserve New York tidak positif tapi data tenaga kerja dan harga tetap menjadi kunci menuju kenaikan suku bunga," kata Kepala strategi valuta asing di Barclays Shinichiro Kadota, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (18/8/2015).

Sementara poundsterling tergelincir sedikit ke 1,5578/USD dan dolar Australia turun 0,1% menjadi 0,7365/USD, tapi masih nyaman di atas level terendah enam tahun di 0,7127/USD pada pekan lalu ketika yuan membuat pasar mata uang bergejolak.

Baca:

Rupiah Diproyeksi Belum Merdeka dari Bayangan Koreksi
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
5 menit yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
56 menit yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
1 jam yang lalu
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
1 jam yang lalu
Menuju Fungsional, Hutama...
Menuju Fungsional, Hutama Karya Catatkan Progres Signifikan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten untuk Tahun Ajaran Baru
2 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved