Kontribusi Freeport di Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2015 - 00:15 WIB
Kontribusi Freeport...
Kontribusi Freeport di Indonesia
A A A
PAPUA - Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati mengungkapkan, PT Freeport Indonesia merupakan penanaman modal asing (PMA) pertama yang menanamkan modal di Indonesia sejak republik ini merdeka pada 1945.

Selain itu, perusahaan tersebut juga merupakan satu-satunya industri besar di Pulau Papua yang mampu menyerap tenaga kerja terbesar di provinsi tersebut. Bahkan, Freeport Indonesia merupakan penyumbang terbesar PDRB Provinsi Papua.

Dia menyebutkan beberapa fakta tentang Freeport Indonesia, bahwa Freeport berkontribusi sekitar 0,8% bagi PDB Indonesia serta lebih dari 90% PDRB kabupaten Mimika dan sekitar 45% PDRB Provinsi Papua. (Baca: Awal Mula Freeport Keruk Emas di Indonesia)

"Freeport pembayar terbesar PBB di Kabupaten Mimika dan hampir tiap tahun Pemda Mimika mendapat penghargaan PBB tingkat nasional. Bahkan, Freeport selalu dalam urutan 10 besar pembayar pajak di republik ini," ujarnya, Selasa (18/8/2015).

Mantan anggota Komisi I DPR ini juga menilai, Freeport sangat kooperatif dengan pemerintah terkait minerba walaupun itu melanggar kontrak yang ditandatangani oleh pemerintah sendiri.

Meski demikian, Freeport tetap menjadi motor penggerak ekonomi, pendidikan dan kesehatan di Pulau Papua. Tidak ada perusahaan lain baik dalam dan luar negeri yang berkontribusi sebesar Freeport.

"Mengingat begitu pentingnya Freeport Indonesia maka, sudah selayaknya mendapatkan jaminan perpanjangan operasi pertambangan sesegera mungkin dari pemerintah, terlebih kita melihat komitmen Freeport di atas," tandasnya.

Baca juga:

Izin Tambang Freeport Diminta Ditinjau Ulang

30.000 Karyawan Freeport Terancam ‎Kehilangan Pekerjaan

Perpanjangan Kontrak Freeport Berpotensi Langgar Konstitusi
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
36 menit yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
1 jam yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
1 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
2 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved