Permintaan Melemah, Harga Minyak Perpanjang Penurunan
Rabu, 19 Agustus 2015 - 10:00 WIB
Permintaan Melemah, Harga Minyak Perpanjang Penurunan
A
A
A
SINGAPURA - Harga minyak mentah memperpanjang penurunan setelah kenaikan singkat pada sesi sebelumnya karena Amerika Serikat akan mengalami pelemahan permintaan memasuki musim gugur dan melambatnya ekonomi terkemuka di Asia.
Harga minyak naik tipis kemarin, mengakhiri kenaikan yang mendominasi dalam enam minggu terakhir setelah data ekonomi menguat dan prospek jatuhnya stok minyak mentah di Amerika Serikat.
Tapi kenaikan harga tidak berlanjut hingga Rabu. Minyak West Texas Intermediate (WTI) dan minyak Brent jatuh pada awal perdagangan di Asia.
"Setiap pemulihan harga WTI dari koreksi terendah dalam enam tahun kemungkinan hanya sementara lantaran AS memasuki periode permintaan yang lambat pada September," tulis ANZ Bank, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (19/8/2015).
Minyak mentah berjangka AS diperdagangkan di USD42,37/barel pada pukul 08.40 WIB, turun 25 sen dari sebelumnya. Sementara minyak Brent turun 28 sen menjadi USD48,53/barel.
Harga minyak naik tipis kemarin, mengakhiri kenaikan yang mendominasi dalam enam minggu terakhir setelah data ekonomi menguat dan prospek jatuhnya stok minyak mentah di Amerika Serikat.
Tapi kenaikan harga tidak berlanjut hingga Rabu. Minyak West Texas Intermediate (WTI) dan minyak Brent jatuh pada awal perdagangan di Asia.
"Setiap pemulihan harga WTI dari koreksi terendah dalam enam tahun kemungkinan hanya sementara lantaran AS memasuki periode permintaan yang lambat pada September," tulis ANZ Bank, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (19/8/2015).
Minyak mentah berjangka AS diperdagangkan di USD42,37/barel pada pukul 08.40 WIB, turun 25 sen dari sebelumnya. Sementara minyak Brent turun 28 sen menjadi USD48,53/barel.
(rna)
Lihat Juga :