Harga Minyak Dunia Tenggelam karena Stok Meningkat
Kamis, 20 Agustus 2015 - 10:07 WIB
Harga Minyak Dunia Tenggelam karena Stok Meningkat
A
A
A
SINGAPURA - Pasar minyak dunia dibuka tenggelam pada Kamis, melanjutkan penurunan tajam pada sesi sebelumnya, dengan minyak Amerika Serikat (AS) sedikit di atas USD40/barel dan minyak Brent di USD47/barel.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) merosot lebih dari 4% pada Rabu, menuju level terendah dalam 6,5 tahun terakhir karena meningkatknya stok minyak secara tak terduga di AS, sehingga menambah kekhawatiran tentang banjir pasokan minyak global.
Administrasi Informasi Energi (EIA) menunjukkan, persediaan minyak mentah AS naik 2,6 juta barel pada pekan lalu menjadi 456,21 juta barel.
Minyak mentah berjangka AS hari ini diperdagangkan di USD40,69/barel pada pukul 08.24 WIB. Sedangkan minyak Brent turun 11 sen ke USD47,05/barel.
"Harga WTI jatuh ke level terendah dalam lebih dari enam tahun setelah laporan EIA menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS secara tak terduga naik 2,6 juta barel dari yang diekspektasikan pasar terjadi penurunan sedikit," tulis ANZ Bank, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (20/8/2015).
Menurut dia, meskipun harga minyak melemah, namun produsen minyak terbesar di Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), Arab Saudi mendorong ekspor minyaknya.
Joint Organisations Data Initiative (JODI) menunjukkan, Arab Saudi mengekspors 7,365 juta barel per hari (bph) pada bulan Juni, naik dari bulan sebelumnya sebanyak 6,935 juta bph.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) merosot lebih dari 4% pada Rabu, menuju level terendah dalam 6,5 tahun terakhir karena meningkatknya stok minyak secara tak terduga di AS, sehingga menambah kekhawatiran tentang banjir pasokan minyak global.
Administrasi Informasi Energi (EIA) menunjukkan, persediaan minyak mentah AS naik 2,6 juta barel pada pekan lalu menjadi 456,21 juta barel.
Minyak mentah berjangka AS hari ini diperdagangkan di USD40,69/barel pada pukul 08.24 WIB. Sedangkan minyak Brent turun 11 sen ke USD47,05/barel.
"Harga WTI jatuh ke level terendah dalam lebih dari enam tahun setelah laporan EIA menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS secara tak terduga naik 2,6 juta barel dari yang diekspektasikan pasar terjadi penurunan sedikit," tulis ANZ Bank, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (20/8/2015).
Menurut dia, meskipun harga minyak melemah, namun produsen minyak terbesar di Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), Arab Saudi mendorong ekspor minyaknya.
Joint Organisations Data Initiative (JODI) menunjukkan, Arab Saudi mengekspors 7,365 juta barel per hari (bph) pada bulan Juni, naik dari bulan sebelumnya sebanyak 6,935 juta bph.
(rna)
Lihat Juga :