Rupiah Tembus Rp14.000/USD, Alarm bagi Pemerintah

Sabtu, 22 Agustus 2015 - 17:56 WIB
Rupiah Tembus Rp14.000/USD,...
Rupiah Tembus Rp14.000/USD, Alarm bagi Pemerintah
A A A
JAKARTA - Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan, posisi rupiah yang menembus Rp14.000/dolar Amerika Serikat (USD) menjadi alarm yang harus diwaspadai pemerintah.

Menurut dia, pemerintah harus lebih responsif melihat kondisi ini, mengingat sejumlah negara di dunia sedang melakukan devaluasi mata uang negaranya, seperti China dan Vietnam.

"Kalau sudah tembus Rp14.000, itu agak susah. Ini sinyal bahwa pemerintah harus waspada ke depannya, lebih responsif dan peka terhadap kondisi saat ini. Antisipasi, fokus jadi PR (pekerjaan rumah) utama," katanya kepada Sindonews di Jakarta, Sabtu (22/8/2015).

Pemerintah, kata dia, harus mengambil tindakan yang mungkin bisa mengubah kondisi saat ini. Misalnya, dengan mengubah stimulus atau kebijakan-kebijakan yang bisa menguatkan nilai tukar rupiah.

"Nah, kalau sudah stabil bisa membuat efek kepercayaan lebih terhadap pengusaha karena sejauh ini, mereka penuh dengan ketidakpastian. Misalnya, pengusaha mematok harga sesuai yang dia ambil dalam USD, terus dia jual kepada pelaku lebih mahal, otomatis itu ketidakpastian," tutur dia.

Kendati demikian, menurut dia, pelemahan mata uang saat ini bukan sengaja dibiarkan atau dilemahkan oleh pemerintah. Pemerintah sedang berupaya menguatkan kondisi rupiah yang masih berada di zona kritis.

"Memang ini berbanding terbalik dengan negara-negara yang sekarang sedang melemahkan mata uanganya. Itu saya lihat posisi yang seperti itu, harus direspon," pungkasnya.

Baca:

Perang Mata Uang Sedang Terjadi

BI Harus Kerek Suku Bunga Jika Rupiah Kian Ambruk

Pengamat: Pemerintah Tak Punya Alasan Lemahkan Rupiah
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
5 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
5 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
6 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
6 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
6 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
5 CEO Terkaya di Jagat...
5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8,2 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved