Kekhawatiran Ekonomi Berlanjut, Minyak Turun Tipis

Senin, 24 Agustus 2015 - 09:51 WIB
Kekhawatiran Ekonomi...
Kekhawatiran Ekonomi Berlanjut, Minyak Turun Tipis
A A A
SINGAPURA - Minyak mentah berjangka Amerika Serikat (AS) turun tipis ke sekitar USD40/barel pada Senin, mendekati harga terendah 6,5 tahun karena kekhawatiran investor berlanjut terhadap melemahnya permintaan dipicu melambatnya ekonomi China di tengah surplus pasokan global.

Dikutip dari CNBC, minyak mentah AS utnuk pengiriman Oktober telah turun 44 sen menjadi USD40,01/barel, setelah berada di USD39,94/barel pada hari sebelumnya.

Sementara minyak mentah Brent juga turun 27 sen menjadi USD45,19/barel setelah pada hari sebelumnya turun USD1,16 atau 2,5% di USD45,46/barel.

Kantor berita Kementerian Minyak Iran, Shana melaporkan bahwa Menteri Perminyakan Iran Bijan Zanganeh mengatakan, pertemuan darurat antara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mungkin efektif untuk menstabilkan harga minyak.

Saham Asia jatuh pada hari Senin setelah Wall Street mengalami pukulan hebat sebelumnya karena kekhawatiran mendalam atas melambatnya ekonomi China, yang terus membingungkan pasar saham global.

Akibat anjloknya bursa saham dan keuangan, pelaku pasar beralih ke aset aman, seperti yen dan obligasi. Gejolak ekonomi ini terjadi setelah China mendevaluasi mata uangnya. Sementara China mengizinkan dana pensiun negara untuk di investasikan ke pasar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
4 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
5 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
7 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
8 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
9 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
11 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved