IHSG Belum Tunjukkan Potensi Rebound, Lirik Saham Ini
Selasa, 25 Agustus 2015 - 08:15 WIB
IHSG Belum Tunjukkan Potensi Rebound, Lirik Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan belum menunjukkan potensi untuk balik arah menguat (rebound).
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, hanya kemauan dan komitmen pelaku pasar untuk menahan pelemahan serta kebersamaan dari pelaku pasar yang dapat membuat laju IHSG dapat berbalik naik.
"Sepanjang hal-hal tersebut tidak ada dan tidak didukung dengan sentimen makroekonomi dan politik maka sepanjang itulah kepercayaan para pelaku pasar kian berkurang dan memilih untuk stay away," ujarnya di Jakarta, Selasa (25/8/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.110-4.146 dan resisten 4.188-4.245. Laju IHSG kemarin berada di bawah area target support 4.295-4.310 dan gagal mendekati area target resisten 4.350-4.408.
Kemarin, lagi-lagi aksi jual kembali marak dan bahkan harapan akan meredanya aksi jual kembali tidak terjadi. Kepanikan melanda pasar dimana aksi jual semakin menjadi-jadi.
"Berbagai berita positif terkait kebijakan makro dan berita update emiten yang kami rasa positif dan telah kami sampaikan dalam WA dan BBM menjadi tidak terlalu diperhatikan dalam kondisi saat ini," jelas Reza.
Mindset pelaku pasar yang lebih cenderung untuk jualan, bersih-bersih portofolio, cash is the king, kuras barang dan lainnya mengalahkan rasionalitas akan kondisi pasar.
Bahkan fundamental ekonomi dan emiten pun menjadi tidak terlalu diperhatikan. Akhirnya kepanikan yang melanda. Siapa cepat dia dapat, siapa cepat jualan dia tidak terkena penurunan lebih dalam.
Asing kembali melanjutkan aksi jualnya dan laju rupiah kembali melemah sehingga melemahkan IHSG. Transaksi asing kembali nett sell dari net sell Rp770,09 miliar menjadi net sell Rp734,21 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.450-Rp5.800. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.550.
PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp500-Rp680. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp620.
PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.200-Rp2.595. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp2.280.
PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp330-Rp359. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp330.
PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.450-Rp1.610. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.560.
PT Indofood CBP Makmur Tbk (ICBP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp11.500-Rp12.750. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp12.600.
PT Sido Muncul Tbk (SIDO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp400-Rp480. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp450.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, hanya kemauan dan komitmen pelaku pasar untuk menahan pelemahan serta kebersamaan dari pelaku pasar yang dapat membuat laju IHSG dapat berbalik naik.
"Sepanjang hal-hal tersebut tidak ada dan tidak didukung dengan sentimen makroekonomi dan politik maka sepanjang itulah kepercayaan para pelaku pasar kian berkurang dan memilih untuk stay away," ujarnya di Jakarta, Selasa (25/8/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.110-4.146 dan resisten 4.188-4.245. Laju IHSG kemarin berada di bawah area target support 4.295-4.310 dan gagal mendekati area target resisten 4.350-4.408.
Kemarin, lagi-lagi aksi jual kembali marak dan bahkan harapan akan meredanya aksi jual kembali tidak terjadi. Kepanikan melanda pasar dimana aksi jual semakin menjadi-jadi.
"Berbagai berita positif terkait kebijakan makro dan berita update emiten yang kami rasa positif dan telah kami sampaikan dalam WA dan BBM menjadi tidak terlalu diperhatikan dalam kondisi saat ini," jelas Reza.
Mindset pelaku pasar yang lebih cenderung untuk jualan, bersih-bersih portofolio, cash is the king, kuras barang dan lainnya mengalahkan rasionalitas akan kondisi pasar.
Bahkan fundamental ekonomi dan emiten pun menjadi tidak terlalu diperhatikan. Akhirnya kepanikan yang melanda. Siapa cepat dia dapat, siapa cepat jualan dia tidak terkena penurunan lebih dalam.
Asing kembali melanjutkan aksi jualnya dan laju rupiah kembali melemah sehingga melemahkan IHSG. Transaksi asing kembali nett sell dari net sell Rp770,09 miliar menjadi net sell Rp734,21 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.450-Rp5.800. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.550.
PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp500-Rp680. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp620.
PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.200-Rp2.595. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp2.280.
PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp330-Rp359. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp330.
PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.450-Rp1.610. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.560.
PT Indofood CBP Makmur Tbk (ICBP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp11.500-Rp12.750. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp12.600.
PT Sido Muncul Tbk (SIDO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp400-Rp480. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp450.
(rna)
Lihat Juga :