Ini Jurus Rizal Ramli Pangkas Dwelling Time

Selasa, 25 Agustus 2015 - 14:21 WIB
Ini Jurus Rizal Ramli...
Ini Jurus Rizal Ramli Pangkas Dwelling Time
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli hari ini menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka memangkas waktu tunggu bongkar muat (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok.

Pasalnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan mandat kepada mantan Menko bidang Perekonomian ini untuk memangkas dwelling time menjadi 3-4 hari pada Oktober 2015.

"Tugas kita bagaimana dwelling timenya berkurang, sehingga eksportir dan importir bisa lebih efisien, bisa lebih murah biayanya, sehingga ekonomi kita lebih kompetitif," katanya di Gedung BPPT, Jakarta, Selasa (25/8/2015).

Pihaknya akan kembali mengembangkan sistem jalur hijau dan jalur merah untuk arus kegiatan bongkar muat yang dilakukan eksportir dan importir di pelabuhan. Untuk eksportir dan importir yang kredibel, akan dimasukkan di jalur hijau yang membuat mereka nyaris tidak melalui proses pemeriksaan apapun.

"Jadi untuk eksportir dan importir yang kredibel, yang importir teratur, misalnya buat sparepart mobil, industri, yang nggak neko-neko kita masukkan jalur hijau. Nyaris tidak diperiksa. Cepat sekali," terang dia.

Untuk importir yang memiliki reputasi jelek dan mencurigakan, sambung Rizal, akan dimasukkan di jalur merah. Kendati para importir dan eksportir yang bandel hanya di kisaran 6%, namun tetap saja mereka membuat arus bongkar muat barang di pelabuhan menjadi lama.

"‎Makanya kami minta Dirjen Bea Cukai supaya dicek lagi datanya, kalau memang mereka eligible untuk jalur hijau, enggak pernah ganti kuantitas, atau apa, dimasukkan saja ke jalur hijau. Jadi kita ingin dari 6% berkurang yang masuk jalur merah. Kami minta dirjen bea cukai milih, supaya proses ini lebih cepat," tutur Rizal.

Dia menambahkan, proses dan arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, masih terlalu banyak sistem pre-audit, yaitu barang ha‎rus diaudit terlebih dahulu sebelum masuk ke Tanjung Priok. Padahal, cara seperti itu menjadi salah satu faktor yang menyebabkan proses bongkar muat di pelabuhan menjadi molor.

Sebab itu, dia akan mengembangkan sistem post-audit yang menyebabkan barang bisa diperiksa secara random di lokasi pabriknya, sehingga tidak perlu masuk dilakukan di Tanjung Priok.

"Artinya beberapa itu tidak perlu diperiksa di Tanjung Priok, tapi diperiksa secara random di lokasi pabriknya atau apanya, secara random. Untuk ngecek saja. Jadi kita harus ada paradigm shift. Bukan hanya sibuk ngecek barang macem-macem, tetapi untuk beberapa yang masuk jalur hijau, kita lakukan post audit di lokasi pabrik," tandasnya.

Baca: Pangkas Dwelling Time, Rizal Ramli Dibekingi Para Jenderal
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekan Dwelling Time,...
Tekan Dwelling Time, Aptesindo Dorong Konsistensi Penerapan Aturan
Rizal Ramli Kritisi...
Rizal Ramli Kritisi Sistem Ambang Batas dalam Pilkada dan Pilpres
DPR Soroti Dwelling...
DPR Soroti Dwelling Time di Tanjung Perak yang Beratkan Pengusaha Ekspor-Impor
Rizal Ramli Sebut Pembangunan...
Rizal Ramli Sebut Pembangunan Harus Membuat Rakyat Lebih Makmur, Bukan Sebaliknya
Emak-emak Taruh Harapan...
Emak-emak Taruh Harapan Besar Pada Rizal Ramli Untuk Bangkitkan Ekonomi
Rizal Ramli, Selamanya...
Rizal Ramli, Selamanya Oposisi untuk Menjaga Demokrasi
Berita Terkini
Prabowo Sentil Pihak...
Prabowo Sentil Pihak yang Tolak B50, Ungkap Mereka Ambil Komisi Impor BBM
29 menit yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Irit BBM, Hemat Pengeluaran untuk Penggunaan Harian
49 menit yang lalu
Buka Peluang Cuan Baru,...
Buka Peluang Cuan Baru, POJ dan TOP Kolaborasi Tambah Armada Ride-Hailing
51 menit yang lalu
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
1 jam yang lalu
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
1 jam yang lalu
Nasib 2.374 Pekerja...
Nasib 2.374 Pekerja Freeport Menggantung Sembilan Tahun, Said Iqbal Lapor Menaker
2 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved