Ekonom: Rupiah Melorot Bukan Salah BI

Selasa, 25 Agustus 2015 - 21:26 WIB
Ekonom: Rupiah Melorot...
Ekonom: Rupiah Melorot Bukan Salah BI
A A A
JAKARTA - Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA) David Sumual mengungkapkan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga melewati level Rp14.000 per USD bukan kesalahan Bank Indonesia (BI).

Jadi, tidak tepat jika DPR RI meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit BI lantaran melorotnya mata uang Garuda. Pelemahan yang terjadi terhadap rupiah akibat kondisi keuangan global dan fenomena super dolar.

"‎Sebenarnya enggak ada hubungannya (rupiah lemah dan audit BI). Maksudnya antara pelemahan rupiah dan audit BI enggak ada hubungannya. Ini kan fenomena super dolar. Ya mungkin normal saja. Emang susah juga menyalahkan BI. Kondisinya global," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Selasa (25/8/2015).

Menurutnya, lembaga moneter yang digawangi‎ Agus Martowardojo ini pun sudah berusaha keras menghalau pelemahan rupiah. Sudah banyak kebijakan antisipasi yang dilakukan, mulai dari kebijakan lindung nilai (hedging), pengaktifan kembali Suku Bunga BI (SBI) 9-12 bulan, hingga kewajiban penggunaan rupiah dalam transaksi di dalam negeri.

"Jadi sudah melakukan berbagai macam cara, memang persoalaannya waktu 2008-2013 ketika booming komoditas, kita tidak melakukan reformasi struktural. Jadi pemerintahnya terlena. Kita kurang menggerakkan sektor manufaktur. Kalau audit kan memang rutin dilakukan," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
18 menit yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
38 menit yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
1 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
1 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
2 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
2 jam yang lalu
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved