Komentar Investor China tentang Pasar Sahamnya

Rabu, 26 Agustus 2015 - 11:08 WIB
Komentar Investor China...
Komentar Investor China tentang Pasar Sahamnya
A A A
BEIJING - Setelah keruntuhan dramatis pasar saham China, investor China berbicara kepada CNBC di Beijing tentang bagaimana mereka melihat upaya pemerintah untuk menopang pasar saham, peluang dan prospek ekonomi negara mereka.

Investor pasar saham di China, Max Liu menyatakan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena sudah terbiasa dengan drama di pasar saham.

"Ini lebih karena saya tidak memiliki keyakinan. Saya tidak memiliki kepercayaan diri berkaitan dengan masa depan pasar saham kami, meskipun otoritas telah melakukan upaya berkali-kali, tapi rata-rata investor tidak benar-benar terlalu puas dengan solusi, tidak juga langkah-langkah yang efektif," katanya, seperti dilansir dari CNBC, Rabu (26/8/2015).

Kendati demikian, dia mengaku merasa bahwa pemerintah dan otoritas terkait akan terus melakukan upaya dan memiliki kebijakan untuk mengurangi tekanan demi melindungi masyarakatnya.

Sementara investor lainnya, Zhao Youqing mengatakan bahwa setiap orang perlu berhati-hati ketika melakukan investasi karena berisiko.

"Jika Anda melakukan investasi secara membabi buta maka Anda akan menemukan kerugian. Anda harus berhati-hati ketika melakukan investasi, Anda juga perlu melihat apakah perusahaan yang Anda investasikan dalam kondisi baik atau tidak," ujarnya.

Di sisi lain, dia menuturkan bahwa pemerintah dan otoritas terkait perlu mengikuti hukum ekonomi, bukannya malah melompat untuk menemukan solusi. Menurut dia, tidak ada satu negara di dunia ini memiliki kapasitas untuk bisa benar-benar menyelamatkan pasar sahamnya.

"Saya merasa bahwa jika pasar saham turun, biarkan drop. Mungkin akan berbalik sendiri. Jika setiap orang mencoba untuk memikirkan cara-cara untuk menyelamatkan pasar maka tidak semuanya bisa diselamatkan," tutur dia.

Sementara Liu mengatakan, melihat kondisi pasar saham saat ini, sebaiknya investor tetap menunggu dan mengamati.

"Jika pasar turun lebih dari 1.000 poin dengan ada tanda-tanda positif maka pemerintah kita harus memulai kebijakan untuk menyelamatkan pasar, tidak hanya terbatas pada China, tapi Amerika Serikat (AS) juga," ujarnya.

Dia menilai, beberapa kebijakan pemerintah mungkin tidak tepat, tetapi juga tidak bisa dikatakan salah karena bertujuan untuk mencegah kejatuhan pasar saham lebih dalam.

"Dalam jangka panjang, saya memiliki pandangan yang positif tentang ekonomi dan pasar saham China," imbuh dia.

Adapun Kong Xiangzhi mengaku sudah memprediksi pada akhir pekan lalu bahwa pasar saham tidak akan terlalu positif. Meski begitu, pasar saham dalam jangka panjang masih memiliki peluang positif.

"Kejatuhan ini hanya sementara sejak awal tahun, belum normal, tetapi masih ada kemungkinan (positif)," ungkap dia.

Dia berpendapat, dukungan otoritas terkait di pasar saham hanya menjadi dorongan sementara. Otoritas, kata dia, selalu berusaha untuk menyelamatkan pasar, itu adalah kabar baik tetapi efeknya terbatas.

"Saya merasa bahwa sekarang, Anda perlu hati-hati menjaga telur dalam keranjang Anda. Saya optimis sebagai investor. Dari internet, saya merasa bahwa pasar saham di seluruh dunia tidak berkinerja, bukan hanya fenomena China," katanya.

Baca:

Bursa China Jatuh, Orang Terkaya Asia Kehilangan Rp50 T

Negara Tirai Bambu Goyang Pasar Uang dan Saham Dunia

(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
49 menit yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
1 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
1 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
5 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
5 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved