Indef: Sebelum Rupiah Melorot UMKM Sudah Terkapar

Sabtu, 29 Agustus 2015 - 15:16 WIB
Indef: Sebelum Rupiah...
Indef: Sebelum Rupiah Melorot UMKM Sudah Terkapar
A A A
JAKARTA - Ekonom Indef Enny Sri Hartati mengatakan, sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sudah lesu sebelum rupiah terdepresiasi di atas Rp14.000 terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Menurutnya, tidak hanya pelaku industri mikro yang memiliki basis impor yang lesu, tapi hampir semua mengalami.

"Sebelum USD sentuh Rp14.000/USD, UMKM hampir semua terkapar. Tidak hanya yang tergantung impor," ujar Enny dalam talkshow Polemik Sindo Trijaya di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (29/8/2015).

Enny menerangkan, hal ini terjadi karena daya beli masyarakat menurun, sehingga memengaruhi konsumsi terhadap produk UMKM.

"Dengan lokal konten, daya beli masyarakat habis meskipun inflasi sampai Juli sesuai target, tapi inflasi bahan makanan luar biasa. Pendapatan masyarakat habis untuk kebutuhan pokok saja," bebernya.

Dia menambahkan, tidak ada lagi porsi pengeluaran di luar untuk bahan pangan. Sementara industri kian terpukul dan banyak yang barangnya sudah tidak keluar gudang lagi.

"Tekstil, elektronik sudah tidak keluar gudang di akhir 2014. Akhir Lebaran kemarin omzet tekstil turun 30-40% dibandingkan 2014," pungkasnya.

Baca juga:

Indef: Tidak Ada Dewa Penyelamat seperti Krisis 1998

RI Alami Siklus Gejolak Ekonomi Setiap 7 Tahun

Menunggu Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved