Waspadai Laju IHSG, Cermati Enam Saham Ini
Senin, 31 Agustus 2015 - 08:27 WIB
Waspadai Laju IHSG, Cermati Enam Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, masih ada utang gap bawah 4.237-4.295 yang perlu diwaspadai agar laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak berbalik turun.
"Semoga aksi profit taking tidak terlalu massif untuk menutup utang gap tersebut," ujarnya di Jakarta, Senin (31/8/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.415-4.430 dan resisten 4.485-4.515. Laju IHSG akhir pekan lalu sempat berada di area target support 4.285-4.385, namun gagal mendekati area target resisten 4.438-4.445.
Reza menyampaikan, rilis data-data Amerika Serikat yang direspon positif berimbas pada penguatan laju bursa saham Asia serta berimbas pula pada laju IHSG yang masih dapat berakhir di zona hijau pada akhir pekan lalu.
Akan tetapi, penguatan yang terjadi mulai dibayang-bayangi dengan aksi profit taking, sehingga kenaikan yang terjadi tidak setinggi sehari sebelumnya.
"Terlihat pergerakan secara intraday perdagangan pasca menyentuh level tertingginya di pertengahan sesi, laju IHSG mulai berbalik melemah hingga akhir sesi kedua akhir pekan lalu," jelas Reza.
Penguatan yang lebih bersifat technical rebound seperti yang diulas sebelumnya menyimpan potensi profit taking jika tidak sepenuhnya didukung oleh sentimen-sentimen positif dan maraknya aksi beli dapat berpotensi melemah.
"Asing kembali berbalik jualan, namun laju rupiah mampu berbalik menguat. Transaksi asing kembali nett buy dari net buy Rp218,59 miliar menjadi net sell Rp140,49 miliar," pungkasnya.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Elnusa Tbk (ELSA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp250-Rp315. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp270.
PT Indosat Tbk (ISAT) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp4.100-Rp4.270. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp4.140.
PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.290-Rp2.585. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp2.500.
PT Kimia Farma Tbk (KAEF) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp680-Rp785. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp685.
PT Ciputra Development Tbk (CTRP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp345-Rp385. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp355.
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp17.050-Rp18.250. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp18.050.
PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.000-Rp1.120. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.040.
"Semoga aksi profit taking tidak terlalu massif untuk menutup utang gap tersebut," ujarnya di Jakarta, Senin (31/8/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.415-4.430 dan resisten 4.485-4.515. Laju IHSG akhir pekan lalu sempat berada di area target support 4.285-4.385, namun gagal mendekati area target resisten 4.438-4.445.
Reza menyampaikan, rilis data-data Amerika Serikat yang direspon positif berimbas pada penguatan laju bursa saham Asia serta berimbas pula pada laju IHSG yang masih dapat berakhir di zona hijau pada akhir pekan lalu.
Akan tetapi, penguatan yang terjadi mulai dibayang-bayangi dengan aksi profit taking, sehingga kenaikan yang terjadi tidak setinggi sehari sebelumnya.
"Terlihat pergerakan secara intraday perdagangan pasca menyentuh level tertingginya di pertengahan sesi, laju IHSG mulai berbalik melemah hingga akhir sesi kedua akhir pekan lalu," jelas Reza.
Penguatan yang lebih bersifat technical rebound seperti yang diulas sebelumnya menyimpan potensi profit taking jika tidak sepenuhnya didukung oleh sentimen-sentimen positif dan maraknya aksi beli dapat berpotensi melemah.
"Asing kembali berbalik jualan, namun laju rupiah mampu berbalik menguat. Transaksi asing kembali nett buy dari net buy Rp218,59 miliar menjadi net sell Rp140,49 miliar," pungkasnya.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Elnusa Tbk (ELSA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp250-Rp315. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp270.
PT Indosat Tbk (ISAT) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp4.100-Rp4.270. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp4.140.
PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.290-Rp2.585. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp2.500.
PT Kimia Farma Tbk (KAEF) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp680-Rp785. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp685.
PT Ciputra Development Tbk (CTRP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp345-Rp385. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp355.
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp17.050-Rp18.250. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp18.050.
PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.000-Rp1.120. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.040.
(rna)
Lihat Juga :