Harga Minyak Akhiri Kenaikan Terbesar Dua Hari

Senin, 31 Agustus 2015 - 09:56 WIB
Harga Minyak Akhiri...
Harga Minyak Akhiri Kenaikan Terbesar Dua Hari
A A A
SYDNEY - Kenaikan harga minyak mentah berhenti pada awal pekan ini setelah dua hari mengalami kenaikan terbesar sejak 2009 didukung aktivitas pengeboran Amerika Serikat.

Data Baker Hughes Inc menyebut, minyak berjangka turun sebanyak 1,6% di New York, siap untuk penurunan bulanan ketiga. Jumlah rig aktif di AS naik untuk pekan keenam atau paling tinggi sejak Mei. Harga minyak naik ke level tertinggi pada Juamt lalu sejak 31 Maret 2015.

Minyak rebound di atas USD45/barel pekan lalu di tengah reli pada harga komoditas dan pasar saham karena meredanya kekhawatiran atas perlambatan ekonomi di AS dan China. Harga minyak turun lebih 25% dari puncaknya pada bulan Juni lalu dipicu spekulasi banjirnya pasokan global akan berkepanjangan.

"Pasar kembali kepada kenyataan bahwa tidak banyak yang benar-benar berubah terkait pasokan minyak. Kami tidak mengharapkan melihat perubahan volatilitas tapi kami berharap bahwa arah harga minyak kemungkinan akan turun daripada naik," kata analis Fat Prophets David Lennox, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (31/8/2015).

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober turun sebanyak 70 sen menjadi USD44,52/barel di New York Mercantile Exchange dan berada di USD44,63 pada pukul 10.35 siang waktu Sydney.

Kontrak telah naik 17% selama dua hari hingga Jumat lalu, terbesar sejak Januari 2009. Semua minyak berjangka yang diperdagangkan tiga kali lebih besar dari rata-rata 100 hari. Sementara harga turun 5,4% pada bulan tersebut.

Brent untuk pengiriman Oktober kehilangan sebanyak 78 sen, atau 1,6% ke USD49,27/barel di London. Harga minyak Brent turun 5,4% pada Agustus, penurunan keempat bulanan. Minyak mentah patokan Eropa ini diperdagangkan pada harga lebih premium dari WTI di USD4,76.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
53 menit yang lalu
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
1 jam yang lalu
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
1 jam yang lalu
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
2 jam yang lalu
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
2 jam yang lalu
Infografis
Israel Balas Serang...
Israel Balas Serang Iran, Harga Emas dan Minyak Dunia Meroket
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved