Rupiah Terpuruk, 26.000 Buruh Terkena PHK

Senin, 31 Agustus 2015 - 20:29 WIB
Rupiah Terpuruk, 26.000...
Rupiah Terpuruk, 26.000 Buruh Terkena PHK
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) menyebabkan 26.000 buruh terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Mengenai data PHK per hari ini ada sekitar 26.000 buruh dari potensi 30.000. Pemerintah tentu saja fokus kepada pembenahan ekonomi ini dalam rangka mengurangi PHK," ujar Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dakhiri usai mengikuti rapat di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (31/8/2015).

Menurutnya, pemerintah terus melakukan komunikasi dengan dunia usaha dan meminta agar PHK ini bukan menjadi pilihan yang pertama dalam menyiasati krisis, tetapi sebagai pilihan terakhir.

"Jadi kalau bisa jangan PHK, jadi situasi ekonomi seperti sekarang ini harus disiasati dengan cara yang lain terlebih dahulu," kata dia.

Pemerintah juga tengah menyiapkan program-program antisipasi bagi mereka yang terkena PHK seperti, program padat karya, kewirausahaan dan sebagainya.
Diharapkan, upaya tersebut memberikan daya tahan yang cukup kuat bagi masyarakat. Disinggung soal penolakan penghapusan Permenaker, Hanif menjelaskan, jika hal itu untuk mendukung kebijakan investasi.

"Di regulasi kami lakukan di semua level agar investasi tumbuh dan berkembang. Investasi dilakukan untuk pembangunan dan menciptakan lapangan pekerjaan. Untuk siapa? Pasti untuk tenaga kerja dalam negeri," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Kemnaker Catat 18.000...
Kemnaker Catat 18.000 Pekerja Kena PHK di Awal Tahun 2025
Resesi Ekonomi Datang,...
Resesi Ekonomi Datang, Rupiah Malah Berotot
Badai PHK Melanda, 26.455...
Badai PHK Melanda, 26.455 Pekerja Terdampak hingga Mei 2025
2024 Baru Mulai, Google...
2024 Baru Mulai, Google Pecat 1.000 Karyawan dari Berbagai Divisi
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
16 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved