Ini Kriteria Mafia di Pelabuhan versi Pengusaha Logistik

Rabu, 02 September 2015 - 14:14 WIB
Ini Kriteria Mafia di...
Ini Kriteria Mafia di Pelabuhan versi Pengusaha Logistik
A A A
JAKARTA - Sekjen Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Akbar Djohan mengatakan, ada kriteria tertentu yang masuk ke dalam kategori mafia besar di pelabuhan.

Akbar menjelaskan, jika sudah terjadi proses penggeledahan dan penangkapan dari pihak kepolisian, maka sudah termasuk kategori mafia besar.

"Kalau sudah digeledah kantornya sama polisi lalu ditetapkan jadi tersangka, itu masuk ke sana (mafia besar)," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (2/9/2015).

Sementara kategori mafia kecil, lanjut dia, hanya sebatas permainan mempermudah izin untuk bisa mengeluarkan kontainer yang dilakukan oknum pelabuhan.

"Mislanya importir mau keluarin kontainer harus bayar dulu sekian atau yang ringan-ringan urus fotokopi, lumayan itu kalau sekali fotokopi Rp10.000," jelas Akbar.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli menyatakan ada mafia besar dan kecil di Pelabuhan Tanjung Priok. Hal itu disampaikannya usai bertemu dengan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti. (Baca: Rizal Ungkap Ada Mafia Kecil dan Besar di Pelabuhan).

"Apapun itu, kami sama-sama punya cita-cita supaya Indonesia menjadi lebih baik, maju dan benar. Karena banyak masalah-masalah di sektor kami, terutama karena sistem kurang bagus. Kebijakan terlalu banyak, tapi ada juga kasus-kasus di mana ada mafia kecil maupun gede. Padahal, ini bukan kewenangan kami (Kemenko Maritim). Sehingga kami koordinasi dengan Polri mau benahi sektor riil," ujarnya beberapa waktu lalu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekan Dwelling Time,...
Tekan Dwelling Time, Aptesindo Dorong Konsistensi Penerapan Aturan
DPR Soroti Dwelling...
DPR Soroti Dwelling Time di Tanjung Perak yang Beratkan Pengusaha Ekspor-Impor
Pakai Sistem NLE, Biaya...
Pakai Sistem NLE, Biaya Logistik Lebih Efisien dan Tekan Dwelling Time
Bea Cukai Tekan Dwelling...
Bea Cukai Tekan Dwelling Time di 2024, Pelayanan Ekspor Sekarang Cuma 15 Menit
5 Ramalan Time Traveler...
5 Ramalan 'Time Traveler' yang Bikin Heboh, dari Covid hingga Perang Dunia III
Rekomendasi Film tentang...
Rekomendasi Film tentang Time Traveler, dari Komedi hingga Thriller
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
3 jam yang lalu
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
3 jam yang lalu
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
3 jam yang lalu
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved