Relawan Pertamina Foundation Bukan Penjahat

Kamis, 03 September 2015 - 17:34 WIB
Relawan Pertamina Foundation...
Relawan Pertamina Foundation Bukan Penjahat
A A A
JAKARTA - Publikasi tentang temuan Kantor Akuntan Publik (KAP) Crowe Horwath, mengenai keganjilan yang “menggelayuti” Program Gerakan Menabung 100 Juta Pohon yang disponsori Pertamina Foundation (FP) pada 2013, sejatinya telah menggiring opini publik pada realitas yang “menyesatkan”.

Menurut Ketua Komunitas Gerakan Menabung Pohon (GMP), Akhmad Sultoni, sejumlah temuan KAP tersebut mengindisikan kesimpulan akhir yang justru mendistorsi pencapaian yang telah diraih relawan dan petani dalam mendukung program menabung pohon tersebut.

“Selama ini, relawan telah melaksanakan kegiatan sesuai prosedur yang ditetapkan dan secara legal formal diikat melalui perjanjian komitmen serta perjanjian sponsorship dengan pihak PF,” ujarnya.

Berdasarkan fakta empiris yang dihimpun oleh tim GMP, hal-ihwal yang notebene merupakan temuan Crowe Horwath boleh dibilang tak sesuai dengan fakta empiris yang ada di lapangan. Ada beberapa temuan yang secara teknis tidak melibatkan partisipasi langsung para relawan, petani, dan kepala desa untuk memverifikasi data.

Padahal, dalam praktiknya, pihak-pihak tersebut merupakan stakeholders utama program menabung pohon yang mengetahui secara detil lokasi lahan maupun kegiatan teknis lainnya di lapangan.

Di sisi lain, GMP juga mendapatkan fakta bahwasannya, eksistensi para relawan dan petani hingga saat ini masih ada. Mereka tetap melakukan kegiatan seperti biasa untuk menyukseskan program tersebut di atas.

Cak Toni menjelaskan, setidaknya ada empat fakta empiris yang pada realitasnya memang ada dan terjadi di lapangan. Fakta-fakta tersebut menurutnya luput dari pengamatan maupun analisis yang dilakukan oleh Crowe Horwath. Adapun sejumlah fakta yang dicatat GMP selama ini, antara lain:

Pertama, hingga 2015, sebanyak 499 relawan Program Gerakan Menabung 100 Juta Pohon Pertamina masih eksis dan terus melakukan pendampingan terhadap petani yang berjumlah kurang lebih 10.000, tersebar di 3.000 desa di seluruh Tanah Air. Sekadar informasi, status relawan tersebut secara legal formal telah terverifikasi melalui 3 (tiga) tahapan, yakni; melalui pendaftaran via website www.sobatbumi.com, surat pengangkatan relawan yang dikeluarkan oleh PF, serta dikukuhkan dengan surat perjanjian komitmen dan perjanjian sponsorship antara relawan dengan PF, Cak Toni menjelaskan, program di atas sejatinya hingga saat ini masih terus berlanjut. Dalam praktiknya, program tersebut memiliki durasi waktu kurang lebih selama lima tahun (2012-2017).

Kedua, sehubungan dengan temuan ihwal lahan fiktif yang notabene mengacu pada titik koordinat lahan, Cak Toni, mengungkapkan, pada awal-awal program, relawan menentukan titik koordinat lahan dengan device yang kurang standar. Mayoritas relawan praktiknya menggunakan smartphone (android maupun blackberry) yang notabene tingkat akurasinya jauh ketimbang alat Global Positioning System (GPS) Garmin.

Sebagai informasi, seri terbaru GPS tersebut masih saja memiliki toleransi akurasi kurang lebih 5 meter dari titik koordinat lahan yang di-capture.

Cak Toni menambahkan, bahwa titik koordinat lahan tersebut hanya sebagai pelengkap dalam dokumen resmi. Sementara, dokumen yang mutlak diperlukan dalam audit sebenarnya yakni tanda tangan dari petani yang disahkan oleh Kepala Desa setempat dan dikuatkan dengan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Tanah (SPPT) atau surat keterangan kepemilikan lahan yang dikeluarkan oleh kepala desa.

Ketiga, sebenarnya hingga 2014 lalu, Program Gerakan Menabung 100 Juta Pohon yang dilakukan oleh relawan dan petani telah mencapai 9.742 lot (istilah yang digunakan untuk lahan seluas maksimal 1Ha yang ditanami maksimal 2500 pohon). Sementara, hasil audit (temuan) yang dilakukan oleh KAP yang merilis angka sebesar 33% pada hakikatnya belum memenuhi persentase sampling secara keseluruhan. Angka temuan tersebut hanya merupakan sampling minor sebanyak 18 lot dari 9.742 lot yang ada.

Keempat, benar adanya PF telah memberikan apresiasi sebesar 100% kepada relawan untuk 33 juta pohon (13 juta pohon untuk program regular pada 2012 dan 20 juta pohon untuk program dengan TNI AD pada 2013). Namun, faktanya, apresiasi belum sepenuhya diberikan kepada relawan. Untuk 42 juta pohon (program 2013) apresiasi yang diberikan oleh Pertamina Foundation baru sekitar 50%. “Sementara, untuk 15 juta pohon yang dihelat pada 2014, belum ada apresiasi sama sekali,” ujar Cak Toni.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
16 menit yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
30 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
1 jam yang lalu
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
1 jam yang lalu
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
1 jam yang lalu
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
2 jam yang lalu
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved