BRICS Terpecah Soal Dedolarisasi, India Bongkar Fakta Mengejutkan

Jum'at, 07 Maret 2025 - 08:41 WIB
loading...
BRICS Terpecah Soal...
Asumsi bahwa kelompok negara-negara berkembang, BRICS berada paling depan soal melawan dominasi dolar AS menurut Menlu India, hal itu tidak didukung oleh fakta. Foto/Dok
A A A
LONDON - Asumsi bahwa kelompok negara-negara berkembang, BRICS berada paling depan soal melawan dominasi dolar AS , Menteri Luar Negeri (Menlu) India S. Jaishankar mengutarakan, hal itu tidak didukung oleh fakta. Menlu India menyampaikan, fakta sebenarnya soal BRICS dan dedolarisasi dalam sebuah pertemuan di London.

India secara khusus ditekankan oleh Jaishankar bahwa, "tidak tertarik sama sekali untuk menghancurkan dolar,". Berbicara di Chatham House sebagai bagian dari kunjungan resminya ke Inggris, Jaishankar memperkirakan, tidak ada konsensus di antara negara-negara BRICS untuk menentang dominasi mata uang AS dalam perdagangan internasional.

Baca Juga: BRICS Terpecah Soal Buang Dolar AS, Takut Aksi Pembalasan?

Menurutnya upaya dedolarisasi tidak mendapatkan banyak dukungan dari kebanyakan anggota BRICS. Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar mengatakan, anggota BRICS memiliki "posisi yang sangat beragam" soal de-dolarisasi.

"Saya juga akan mengatakan dengan jujur, saya berpikir BRICS tidak bersatu tentang ini. Saya pikir anggota BRICS, dan sekarang kami memiliki lebih banyak anggota, memiliki posisi yang sangat beragam dalam masalah ini (de-dolarisasi)," ucap Jaishankar seperti dilansir RT.

"Jadi asumsi bahwa di suatu tempat ada posisi BRICS yang bersatu terhadap dolar, saya pikir tidak didukung oleh fakta," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Rekomendasi
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
Berita Terkini
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved