Yen Menguat, Rupiah Ditutup Mendatar

Jum'at, 04 September 2015 - 17:05 WIB
Yen Menguat, Rupiah...
Yen Menguat, Rupiah Ditutup Mendatar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup mendatar di tengah menguatnya yen terhadap USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp14.172/USD. Posisi tersebut mendatar dengan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp14.170/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.175/USD, dengan kisaran harian Rp14.309-Rp14.133/USD. Posisi ini menguat 41 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.216/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.178/USD, melemah 18 poin dari posisi sebelumnya di level Rp14.160/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp14.198/USD. Posisi itu terapresiasi 39 poin dari posisi penutupan kemarin di level Rp14.237/USD.

Sementara dolar Australia merosot ke level terendah enam tahun dan yen menuju kenaikan mingguan terbesar tahun ini karena investor memilih aman menjelang laporan pekerjaan Amerika Serikat (AS) yang dapat mendorong Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga kali pertama kalinya sejak 2006.

Aussie melemah terhadap semua rekan-rekan mata uangnya di negara berkembang hari ini dan berada di jalur untuk mingguan terburuk sejak Januari terhadap USD, di tengah kekhawatiran saham China akan melanjutkan koreksi ketika pasar saham dibuka kembali pekan depan setelah liburan.

Sementara yen menuju kenaikan mingguan ketiga setelah China memimpin kekalahan saham global.

"Ada kegelisahan di pasar tentang pertumbuhan di Asia dan implikasi dari perubahan kebijakan Fed berasal dari laporan tenaga kerja sebagai membuka jalan untuk mendaki," kata ahli strategi di Westpac Banking Corp Sean Callow, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (4/9/2015).

Dolar Australia jatuh 0,5% menjadi 69,82 sen AS pada pukul 10.22 pagi waktu London, setelah merosot ke 69,59 sen, terlemah sejak April 2009. Ini turun 2,7% sepanjang pekan ini.

Yen naik 0,9% menjadi 119,05/USD, naik 2,2% sejak awal pekan ini. Itu akan menjadi pendakian paling tajam sejak 12 Desember 2015.

Baca:

Rupiah Hampir Tembus Rp14.200/USD Siang Ini

Hitungan BNI jika Rupiah Tembus Rp17.500/USD
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
15 menit yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
36 menit yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
55 menit yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
1 jam yang lalu
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
1 jam yang lalu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
1 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved