Goldman: China Habiskan Rp3.375 T Topang Pasar Saham

Selasa, 08 September 2015 - 15:52 WIB
Goldman: China Habiskan...
Goldman: China Habiskan Rp3.375 T Topang Pasar Saham
A A A
BEIJING - Goldman Sachs Group Inc memperkirakan, pemerintah China telah menghabiskan 1,5 triliun yuan atau USD236 miliar, setara Rp3.375 triliun (kurs Rp14.300/USD) untuk menopang pasar sahamnya sejak koreksi yang dimulai tiga bulan lalu.

"Tim khusus telah mengeluarkan sekitar 600 miliar yuan pada Agustus," kata ahli strategi Goldman Sach Group Inc Kinger Lau dalam sebuah laporannya, seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (8/9/2015).

Dia menuturkan, investor khawatir jika pemerintah Beijing menghentikan intervensi, seperti yang pernah terjadi di Hong Kong dan Amerika Serikat (AS).

Indeks Shanghai telah jatuh sebesar 41% sejak Juni, dengan menghapus nilai pasar mencapai USD5 triliun karena investor memilih melepas sahamnya di tengah tanda-tanda pelemahan perekonomian yang semakin dalam.

Untuk menghentikan bursa semakin jatuh, lembaga negara mengelontorkan dana sebesar USD400 miliar untuk membeli saham, melarang menjual saham oleh pemegang saham utama dan perusahaan pemerintah wajib membeli saham.

Kejatuhan pasar saham, ditambah dengan devaluasi yuan yang dilakukan secara tiba-tiba telah menggoncang pasar global. Indeks Shanghai merosot paling rendah dalam dua pekan pada hari Senin.

China Securities Finance Corp, lembaga yang bertugas mendukung harga saham, tidak lagi membeli saham kecuali ada volatilitas yang tidak biasa dan risiko sistemik.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
31 menit yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
1 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
3 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
4 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
6 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
7 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved