Pajak Penerangan Jalan Umum PLN Tak Dinikmati Masyarakat Desa

Rabu, 09 September 2015 - 20:46 WIB
Pajak Penerangan Jalan...
Pajak Penerangan Jalan Umum PLN Tak Dinikmati Masyarakat Desa
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Tumiran mengungkapkan, pajak penerangan jalan umum yang diberlakukan PT PLN pada tarif pulsa listrik tidak dinikmati masyarakat yang ada di kampung atau pedesaan. Tapi, mereka tetap terkena pungutan.

Dia menilai hal ini tidak adil. Karena penerangan umum paling banyak disediakan PLN di wilayah perkotaan. Sementara jalan bagi warga desa kebanyakan tetap gelap gulita.

"Sebenarnya tidak begitu adil. Orang di kampung-kampung itu kan enggak menikmati penerangan jalan umum, tapi dia harus bayar. Kecuali masyarakat perkotaan yang memang penerangan jalan umumnya sudah dibangun baik. Di desa-desa enggak ada itu mereka menikmati penerangan jalan umum, gelap gulita tapi harus terbebani oleh penerangan jalan umum," ujarnya, Rabu (9/9/2015)

PLN Tidak Transparan

Sementara Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia Ferdinand Hutahean mempertanyakan hitungan PLN terkait dengan pajak penerangan yang diberlakukan perseroan pada token atau pulsa listrik. Karena selama ini tidak ada hitungan yang transparan.

"Kita hitung, kalau ada Rp1.000 triliun yang terpakai setiap tahun, kalau 1% saja pajak penerangan jalan. Artinya, ada sekitar Rp10 triliun yang terkumpul pajak penerangan jalan dari situ. Sekarang tinggal ditanya saja PLN, PLN satu tahun itu menjual listrik ke masyarakat dapat berapa?" ujarnya.

"Makanya saya bilang kalau ambil flat seluruh Indonesia 1% saja, itu sudah cukup besar. Apalagi seperti Jakarta luar biasa lho," beber Ferdinand.

Baca juga
:

Bos PLN Sebut Rizal Salah Persepsi soal Pulsa Listrik

PLN Didesak Transparan Biaya Terselubung Pulsa Listrik

YLKI Beberkan Komponen Biaya Pulsa Listrik PLN
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
24 menit yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
54 menit yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
2 jam yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
12 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
12 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
12 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved