IHSG Berpotensi Naik, Perhatikan Saham Ini
Jum'at, 11 September 2015 - 08:23 WIB
IHSG Berpotensi Naik, Perhatikan Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan berpeluang naik (rebound) jika sentimen yang ada cenderung positif.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, tampaknya posisi IHSG sedang menunggu konfirmasi berikutnya.
"Meski kami berharap adanya potensi penguatan, namun tetap mewaspadai adanya sentimen yang dapat berimbas negatif pada laju IHSG," ujarnya di Jakarta, Jumat (11/9/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.275-4.300 dan resisten 4.355-4.368. Laju IHSG kemarin di bawah area target support 4.300-4.326 namun, masih di bawah target resisten 4.376-4.388.
Reza menyampaikan, laju IHSG tampaknya kurang kuat bertahan di zona hijau seiring kembalinya aksi jual. Merespon pelemahan sejumlah indeks di bursa saham AS yang berimbas negatif pada sejumlah laju bursa saham Asia.
"Meski demikian, pelemahan yang terjadi masih cenderung terbatas yang terlihat dari masih adanya beberapa sektor yang menguat antara lain industri dasar, infrastruktur, manufaktur, dan perdagangan," jelas Reza.
Imbas pelemahan bursa saham AS sebelumnya direspon negatif, namun pelaku pasar tidak sepenuhnya keluar karena masih adanya aksi beli di beberapa saham tersebut, sehingga mampu mengimbangi aksi jual yang terjadi.
Laju rupiah yang berbalik melemah di atas perkiraan kami dan masih jualannya asing kembali menekan IHSG. Transaksi asing kembali nett sell dari net sell Rp428,41 miliar menjadi net sell Rp134,28 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp18.325-Rp19.800. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp18.600.
PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp90-Rp120. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp100.
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp15.800-Rp17.300. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp16.025.
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp14.450-Rp15.075. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp14.500.
PT Modernland Realty Tbk (MDLN) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp343-Rp380. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp349.
PT Intiland Development Tbk (DILD) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp520-Rp610. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp570.
PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp700-Rp725. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan bertahan di atas Rp710.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, tampaknya posisi IHSG sedang menunggu konfirmasi berikutnya.
"Meski kami berharap adanya potensi penguatan, namun tetap mewaspadai adanya sentimen yang dapat berimbas negatif pada laju IHSG," ujarnya di Jakarta, Jumat (11/9/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.275-4.300 dan resisten 4.355-4.368. Laju IHSG kemarin di bawah area target support 4.300-4.326 namun, masih di bawah target resisten 4.376-4.388.
Reza menyampaikan, laju IHSG tampaknya kurang kuat bertahan di zona hijau seiring kembalinya aksi jual. Merespon pelemahan sejumlah indeks di bursa saham AS yang berimbas negatif pada sejumlah laju bursa saham Asia.
"Meski demikian, pelemahan yang terjadi masih cenderung terbatas yang terlihat dari masih adanya beberapa sektor yang menguat antara lain industri dasar, infrastruktur, manufaktur, dan perdagangan," jelas Reza.
Imbas pelemahan bursa saham AS sebelumnya direspon negatif, namun pelaku pasar tidak sepenuhnya keluar karena masih adanya aksi beli di beberapa saham tersebut, sehingga mampu mengimbangi aksi jual yang terjadi.
Laju rupiah yang berbalik melemah di atas perkiraan kami dan masih jualannya asing kembali menekan IHSG. Transaksi asing kembali nett sell dari net sell Rp428,41 miliar menjadi net sell Rp134,28 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp18.325-Rp19.800. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp18.600.
PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp90-Rp120. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp100.
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp15.800-Rp17.300. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp16.025.
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp14.450-Rp15.075. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp14.500.
PT Modernland Realty Tbk (MDLN) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp343-Rp380. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp349.
PT Intiland Development Tbk (DILD) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp520-Rp610. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp570.
PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp700-Rp725. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan bertahan di atas Rp710.
(rna)
Lihat Juga :