Rupiah Akhir Pekan Masih Potensi Melemah
Jum'at, 11 September 2015 - 08:50 WIB
Rupiah Akhir Pekan Masih Potensi Melemah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini diperkirakan jika target support gagal bertahan, maka dapat berpotensi kembali mengalami pelemahannya. Jika terjadi penguatan maka sifatnya cenderung terbatas.
"Permasalahannya ialah pengumuman paket-paket kebijakan dari dua instansi, kami nilai sangat baik. Namun, tidak banyak berpengaruh ke pasar," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (11/9/2015).
Hal ini terefleksi dari masih melemahnya nilai tukar rupiah kemarin seiring dengan pelemahan IHSG.
Kemungkinan pelaku pasar belum sepenuhnya merespon positif akan kebijakan tersebut atau bisa jadi pelaku pasar menunggu realisasi dan mekanisme untuk menjalankan kebijakan tersebut, sehingga tidak hanya menjadi kebijakan yang sifatnya normatif.
Kembali target support ditabrak rupiah, sehingga memunculkan kembali target support berikutnya yang harus ditahan.
"Tetap cermati sentimen yang akan dirilis, di mana dapat berimbas negatif pada laju rupiah," pungkasnya.
Reza memprediksi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp14.300-Rp14.345/USD.
Sementara posisi rupiah kemarin berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.322/USD, melemah dari posisi sebelumnya di level Rp14.244/USD.
"Permasalahannya ialah pengumuman paket-paket kebijakan dari dua instansi, kami nilai sangat baik. Namun, tidak banyak berpengaruh ke pasar," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (11/9/2015).
Hal ini terefleksi dari masih melemahnya nilai tukar rupiah kemarin seiring dengan pelemahan IHSG.
Kemungkinan pelaku pasar belum sepenuhnya merespon positif akan kebijakan tersebut atau bisa jadi pelaku pasar menunggu realisasi dan mekanisme untuk menjalankan kebijakan tersebut, sehingga tidak hanya menjadi kebijakan yang sifatnya normatif.
Kembali target support ditabrak rupiah, sehingga memunculkan kembali target support berikutnya yang harus ditahan.
"Tetap cermati sentimen yang akan dirilis, di mana dapat berimbas negatif pada laju rupiah," pungkasnya.
Reza memprediksi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp14.300-Rp14.345/USD.
Sementara posisi rupiah kemarin berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.322/USD, melemah dari posisi sebelumnya di level Rp14.244/USD.
(rna)
Lihat Juga :