Regulasi Penguatan Industri Baja Diperlukan

Selasa, 15 September 2015 - 10:04 WIB
Regulasi Penguatan Industri...
Regulasi Penguatan Industri Baja Diperlukan
A A A
JAKARTA - Pemerintah harus membuat kebijakan yang mendukung industri baja nasional dan mengendalikan impor baja di tengah kondisi pasar yang sedang lesu.

Dengan regulasi yang tepat dari pemerintah, industri hulu baja nasional bisa tumbuh dan kemandirian industri akan terwujud. ”Kami meminta pemerintah mengendalikan impor baja dengan mengatur kembali tarif bea masuk yang kini hanya 5%. Tarif bea masuk yang proporsional mampu mengamankan kepentingan pelaku industri baja nasional yang selalu mengeluhkan banjirnya baja impor, khususnya dari China,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR, Heri Gunawan di Jakarta baru-baru ini.

Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur oleh pemerintah, suplai kebutuhan baja nasionaluntukinfrastruktur harus dipastikan memanfaatkan produksi baja lokal dengan kualitas yang terjamin dan aman. Menurut politisi Partai Gerindra itu, baja adalah industri strategis, tidakhanya berdimensiekonomis tapi juga pertahanan. ”Kebijakan menaikkan tarif bea masuk impor baja harus dipandang sebagai bagian dari strategi ketahanan nasional,” katanya.

Direktur Eksekutif Indonesia Iron& SteelIndustryAssociation (IISIA), Hidayat Triseputro mengatakan, melalui kebijakan mengerem laju importasi baja, produsen baja nasional akan memiliki ruang lebih besar untuk mengisi pasar baja nasional, sehingga produsen bisa menikmati keuntungan. Menurut dia, pemberlakuan lartas impor baja melalui Permendag No 28/MDAG/PER/6/ 2014 tentang Ketentuan Impor Baja Paduan, dapat mengerem laju impor baja paduan dari China. Juknis peraturan ini telah terbit, namun diakui belum efektif dalam pelaksanaannya.

Menurutnya, saat inikapasitas produksi industri baja nasional barumencapai7jutaton, sedangkan konsumsinya mencapai 12 juta ton. Kondisi tersebut membuat pasar domestik diserbu produk-produk baja dari China.

Hatim varabi
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
44 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
58 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Heidar-7, Kendaraan...
Heidar-7, Kendaraan Lapis Baja Iran Berkemampuan Mengerikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved